Berita Denpasar
Ketut CPMI Diduga Ditipu PT. MAG, Sudah Serahkan 25 Juta, Tak Kunjung Berangkat Kerja ke Luar Negeri
Ketut, CPMI Korban Penipuan PT. MAG Sudah Serahkan 25 Juta Namun Tak Kunjung Diberangkatkan Kerja Ke Luar Negeri
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Marianus Seran
TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Salah satu Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang diduga tertipu oleh PT. MAG Diamond yakni Ketut Sudiratya mengatakan awalnya ia sangat tertarik bergabung dengan Agen ini karena diiming-imingi gaji yang cukup besar.
“Selain itu dipermudah dalam hal bahasa kami tidak perlu terlalu di push karena kami hanya bisa berkomunikasi sebatas aktif saja sudah cukup, padahal standar Negara tidak begitu,” katanya pada, Jumat 23 September 2022.
Saat itu ia dan CPMI lainnya dijanjikan akan mendapatkan 1 kali gaji sebelum diberangkat dan menurutnya sebuah kabar yang baik.
Adanya beberapa hal itulah yang membuatnya tergiur dan tertarik untuk bergabung di Agen pencarian kerja di sini.
Tawaran untuk gaji setiap bulannya juga cukup besar yakni 5.500 dollar atau Rp 70 juta per bulan untuk posisi hospitality di Jepang.
Baca juga: Bule Jerman Dikejar Pemotor, Mirip Film Action, Ugal-ugalan di Jalan, Diduga Bawa Kabur Mobil
“Sebelumnya saya pernah di pelayaran dengan agen lain dan itu normal-normal saja.
Hanya di sini saya ingin mengubah nasib tapi jadinya seperti ini.
Sudah transfer Rp 25 juta prosesnya Januari 2020. Dan dijanjikan akan berangkat Agustus tapi Agustus lockdown dan kami masih terima,” tambahnya.
Lalu keberangkatan itu diundur dan di Tahun 2022 belum mendapatkan kejelasan hingga saat ini.
Pelatihan yang didapat meliputi pelatihan bahasa Jepang, pelatihan skill sesuai dengan skill masing-masing.
Waktu itu, dalam benak Ketut tidak ada rasa curiga terlebih kondisi saat itu memang sedang Pandemi Covid-19.