Berita Bangli

SOLAR KOSONG Sejak Sepekan Terakhir, Pengusaha Penggilingan Gabah Terpaksa Beli Dexlite

Pasca kenaikan BBM awal September lalu, para pemilik usaha penggilingan gabah di Bangli dibuat kelimpungan. Terpaksa pakai Dexlite karena solar kosong

Tribun Bali/Mer
Pasca kenaikan BBM awal September lalu, para pemilik usaha penggilingan gabah di Bangli dibuat kelimpungan. Pasalnya untuk membeli solar, mereka harus mengantongi surat rekomendasi. Pun pembeliannya juga dibatasi. Terkini, para pemilik usaha (penyosohan) ini makin dibuat kelimpungan, karena ketersediaan solar di Bangli kosong. Celakanya, kondisi ini bertepatan dengan panen raya. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pasca kenaikan BBM awal September lalu, para pemilik usaha penggilingan gabah di Bangli dibuat kelimpungan.

Pasalnya untuk membeli solar, mereka harus mengantongi surat rekomendasi.

Pun pembeliannya juga dibatasi.

Terkini, para pemilik usaha (penyosohan) ini makin dibuat kelimpungan, karena ketersediaan solar di Bangli kosong.

Celakanya, kondisi ini bertepatan dengan panen raya.

Baca juga: MENGAPA PERTALITE NAIK, Salah Satunya Disebabkan Perang Rusia VS Ukraina

Baca juga: PELUANG Baru Pasca Kenaikan BBM, Penjualan Mobil Listrik Wuling Air EV Naik 30 Persen

Pasca kenaikan BBM awal September lalu, para pemilik usaha penggilingan gabah di Bangli dibuat kelimpungan.

Pasalnya untuk membeli solar, mereka harus mengantongi surat rekomendasi.

Pun pembeliannya juga dibatasi.

Terkini, para pemilik usaha (penyosohan) ini makin dibuat kelimpungan, karena ketersediaan solar di Bangli kosong.

Celakanya, kondisi ini bertepatan dengan panen raya.
Pasca kenaikan BBM awal September lalu, para pemilik usaha penggilingan gabah di Bangli dibuat kelimpungan. Pasalnya untuk membeli solar, mereka harus mengantongi surat rekomendasi. Pun pembeliannya juga dibatasi. Terkini, para pemilik usaha (penyosohan) ini makin dibuat kelimpungan, karena ketersediaan solar di Bangli kosong. Celakanya, kondisi ini bertepatan dengan panen raya. (Tribun Bali/Mer)

Salah satu pemilik usaha penggilingan gabah, Dewa Gede Bayu, mengatakan kosongnya solar di daerah Bangli sudah terjadi lebih dari sepekan.

Ia menjelaskan, sebagai pelaku usaha, untuk mendapatkan bahan bakar solar pihaknya harus mendapatkan izin surat rekomendasi.

"Rekomendasinya dari dinas pertanian lalu tembusan ke dinas perizinan.

Barulah nanti ditentukan di SPBU mana bisa beli.

Di surat itu hanya satu SPBU yang tercantum, jadi cuma disana saja boleh ngambil solarnya," ungkapnya Senin (26/9/2022).

Untuk menyiasati kekosongan solar, Dewa Bayu terpaksa sementara ini pindah ke BBM jenis Dexlite.

Sedangkan diketahui perbandingan harga antara Solar dan Dexlite jauh berbeda.

Untuk Solar harga per liternya Rp 6.800, sedangkan Dexlite per liternya Rp 17.100.

"Mesin penggilingan gabah ini menggunakan diesel.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved