Berita Jembrana

Tekan Inflasi, Pemkab Jembrana Akan Bagikan 3.000 Bibit Cabai Rawit Per Desa

Pemkab Jembrana akan membagikan ratusan ribu bibit cabai rawit untuk seluruh Desa/Kelurahan yang ada.

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Contoh bibit cabai rawit yang ditanam pada polibag untuk memenuhi kebutuhan dapur oleh masyarakat Jembrana, Minggu 2 Oktober 2022. 

 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Pemkab Jembrana akan membagikan ratusan ribu bibit cabai rawit untuk seluruh Desa/Kelurahan yang ada.

Per Desa/Kelurahan nantinya akan kebagian sekitar 3.000 bibit yang kemudian dibagikan kepada masyarakat.

Ini merupakan upaya pemerintah untuk melakukan antisipasi serta pengendalian inflasi saat ini. Selain itu, juga untuk membiasakan masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah menanam bahan pokok makanan seperti tabulampot. 


Menurut data yang diperoleh dari Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, total ada 153 ribu bibit cabai yang bakal disebar.

Seluruh 41 desa dan 10 kelurahan di Jembrana akan diberikan secara merata.

Baca juga: 120 Hektare Sawah Digusur Jalan Tol, Penyempitan Lahan Sawah Produktif di Jembrana Tak Terbendung

Kemudian sumber anggarannya adalah dari APBD serta Dana Insentif Daerah (DID) 2022 yang diperoleh belum lama ini. 


Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengatakan, sebagai upaya penanganan dan antisipasi inflasi di Jembrana, seluruh desa/kelurahan bakal diberikan masing-masing 3.000 bibit cabai rawit.

Dalam pelaksannya nanti juga akan melibatkan aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah. 


"Kita sudah siapkan 3.000 bibit (canai rawit) per desa/kelurahan. Ini sebagai upaya pengendalian inflasi. Sebelumnya kita juga melibatkan TNI/Polri untuk mendata masyarakat atau wilayah yang cocok untuk ditanam bibit cabai di masing-masing wilayahnya," kata Nengah Tamba belum lama ini. 


Dia melanjutkan, upaya ini dilakukan untuk membiasakan masyarakat di Jembrana memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk menanam tanaman.

Sebab, selama ini masyarakat masih cenderung membeli cabai rawit, tomat dan lainnya di warung yang ada.

Baca juga: Tak Ada Titik Terang, Mayat Mr.X di Jembrana Segera Dikubur


"Jadi selama ini kalau membeli cabai atau tomat itu pasti di warung. Nah, dari bantuan ini nanti kita harapkan masyarakat bisa lebih membiasakan diri untuk menanam tanaman dengan memanfaatkan pekarangan," tegasnya. 


Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Wayan Sutama menjelaskan, untuk program pemberian bibit cabai kepada seluruh desa di gumi makepung sedang berproses. Prosesnya masih pada tahap pengadaan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved