Berita Badung

Hari Pertama Pencarian WNA Hilang Saat Rafting Sungai Ayung Gianyar Nihil, Tim Gabungan Terus Cari

Hari Pertama Pencarian WNA Hilang Saat Rafting di Sungai Ayung Gianyar Nihil, Tim Gabungan Terus C

TB/Istimewa
Tim SAR melakukan pencarian satu orang korban yang merupakan WNA asal USA, terseret arus di salah satu objek wisata rafting yang ada di Kabupaten Gianyar, Selasa 4 Oktober 2022. 

 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Setelah pencarian hari pertama dipastikan tidak membuahkan hasil, pencarian  WNA Yang Hilang Saat Rafting di Sungai Ayung Gianyar akan kembali dilakukan pada Rabu 5 Oktober 2022 besok.

Waktu pencarian pun dilakukan sama seperti hari pertama yakni pada pukul 07.00 wita sampai dengan 18.00 wita.


Hanya saja lokasi pencarian sedikit berubah pada hari pertama. Sebelumnya dilakukan pencarian di wilayah Desa Bongkasa sampai Bendungan Mambal Badung, namun kini startnya dilakukan di Bendungan Mambal, Abiansemal Badung.

Baca juga: BEREDAR Video Putu Trisna Berkelakuan Aneh di Jalan, Simak Penjelasan RSJ Bangli 


Anggota Tim Reaksi Cepat BPBD Badung I Putu Eka Umbara yang ikut melakukan pencarian mengaku pada hari pertama Selasa 4 Oktober 2022 sudah dipastikan tidak membuahkan hasil.

Pasalnya WNA yang hilang bekul ditemukan setelah beberapa kali menyisir sungai Ayung.


"Karena tadi belum ketemu, jadi besok kembali dilakukan pencarian lagi," kata Eka Umbara saat dikonfirmasi Selasa 4 Oktober 2022.


Kendati demikian pihaknya mengaku, untuk pencarian besok dilakukan dihilir, yakni titik kumpul di Bendungan Mambal.

Hal itu pun sesuai arahan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bali.

Baca juga: WNA HILANG di Tukad Ayung Setelah Rafting Belum Ditemukan, Tim Gabungan Lanjut Lagi Besok


"Informasi dari Basarnas rencananya besok pagi dilanjutkan dengan titik kumpul awal di bendungan mambal. Namun untuk finishnya belum tau," jelasnya.


Proses pencarian pun akunya hampir sama dengan hari pertama, yakni menyisir sungai Ayung dengan menggunakan Boat.

Hanya saja semua tim dikelompokkan dan diatur oleh Basarnas.


"Kita berharap semoga cepat ditemukan. Meski BPBD Badung statusnya membantu.

Namun kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pencarian," imbuhnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved