Berita Bali

PETUGAS DAM Peraupan Ungkap Sempat Melihat Dayung dan Helm Hanyut

Saat sedang istirahat, tiba-tiba mereka melihat beberapa perlengkapan rafting hanyut melewati aliran sungai.

Penulis: Putu Yunia Andriyani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
ist
Selain membantu mengamati DAM yang dialiri air Tukad Ayung, beberapa petugas juga mengungkapkan beberapa kejadian. Salah satunya dari Suarsana Adi Nata, petugas DAM Peraupan. Pada kejadian WNA hilang saat rafting, ia kebetulan sedang bertugas di DAM Peraupan. Kepada Tribun Bali, lelaki yang akrab disapa Adi itu, mengatakan ia dan beberapa rekannya baru saja selesai melaksanakan tugasnya mengatur air bendungan. Saat sedang istirahat, tiba-tiba mereka melihat beberapa perlengkapan rafting hanyut melewati aliran sungai. 

Rencananya perlengkapan tersebut juga akan diselamatkan, tetapi saat itu air sungai sangat deras dan banyak kayu yang terbawa air.

Basarnas dan PMI cari WNA Amerika
Basarnas dan PMI cari WNA Amerika (Yunia/Tribun Bali)

Oleh karena itu, mereka menutup keinginan tersebut.

Tinggi air saat itu diperkirakan mencapai angka 250 Cm.

Adi menambahkan, ia dan kawan-kawannya belum mengetahui ada kabar orang hilang saat rafting.

“Kami baru tau kabar ada WNA hilang saat rafting, saat malam hari diberi informasi oleh teman.

Tetapi sore itu entah bagaimana kita tiba-tiba berpikir setelah itu kemungkinan akan ada orang yang hanyut,” tambahnya.

Adi menjelaskan, Tukad Ayung yang berhulu di Gianyar sendiri merupakan sungai yang sering digunakan sebagai wahana rafting.

Mereka juga sering menemukan perlengkapan rafting yang hanyut.

Dayung sendiri merupakan salah satu alat yang paling sering ditemukan.

Namun, hanyutnya dayung biasanya terjadi dalam selang waktu yang cukup lama.

Sementara helm sendiri merupakan perlengkapan yang jarang ditemukan.

Biasanya, Adi dan kawan-kawannya akan menyelamatkan barang tersebut apabila memungkinkan.

Tim SAR melakukan pencarian satu orang korban yang merupakan WNA asal USA, terseret arus di salah satu objek wisata rafting yang ada di Kabupaten Gianyar, Selasa 4 Oktober 2022.
Tim SAR melakukan pencarian satu orang korban yang merupakan WNA asal USA, terseret arus di salah satu objek wisata rafting yang ada di Kabupaten Gianyar, Selasa 4 Oktober 2022. (TB/Istimewa)

Setelah melihat dayung dan helm tersebut, Adi tak lantas melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib atau pemerintah.

Hal ini dikarenakan kejadian tersebut merupakan hal yang lumrah terjadi di DAM Peraupan.

Karena tumben melihat helm hanyut, mereka pun menunggu beberapa saat di atas DAM Peraupan untuk memastikan kondisi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved