KTT G20 di Bali

Sekitar 20 UMKM Lokal Salah Satunya dari Bali Terpilih Jadi Pemasok Suvenir Resmi KTT G20

Jelang KTT 20 di Bali, sekitar 20 UMKM lokal, salah satunya dari Bali terpilih jadi pemasok suvenir resmi KTT G20.

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Putu Kartika Viktriani
Istimewa
Ilustrasi KTT G20 - Jelang KTT 20 di Bali, sekitar 20 UMKM lokal, salah satunya dari Bali terpilih jadi pemasok suvenir resmi KTT G20. 

EthneeQ memulai kegiatan usahanya di akhir 2019 dengan hanya menjual sesuai pesanan pembeli.

UMKM ini berani menerabas pandemi.

Januari 2020 EthneeQ meluncurkan produk perdananya “Akusara,” sebuah tas berbahan goni dengan ornamen ukiran pada material kulit.

Baca juga: Penjelasan Kapenrem 163/Wira Satya Mengenai Perhelatan KTT G20 di Bali, Kapal Perang Disiapkan

Kata Akusara memiliki arti kesuksesan.

Sejak meluncurkan Akusara, EthneeQ kembali bersiasat.

Selain memantapkan fokus perusahaan di bidang fashion bag, juga menyediakan waktu setahun untuk mempelajari banyak hal dengan bergabung dalam program inkubasi bisnis oleh Kementerian Perindustrian.

“Pikiran kami bisnis enggak mungkin langsung divalidasi pasar secepat itu. Dan perkiraan kami selama setahun lebih berbenah dan menyiapkan segala hal, hingga 2021 baru kami serius berjualan,” ungkap Nadia.

Lulus dari inkubasi bisnis, EthneeQ tidak serta merta menggenjot produksi.

Maret 2021 mereka memilih kegiatan pemberdayaan.

Masih dengan dukungan dari Kementerian Perindustrian, UMKM ini melatih 25 penjahit, para ibu rumah tangga yang tergabung dalam komunitas Bali Loves Handmade.

25 SDM tambahan inilah yang menyokong produksi, termasuk persiapan menuju gelaran G20 November mendatang.

“Kami berterimakasih dan bersyukur karena terpilih sebagai official merchandise G20," ucap Nadia yang di awal proses seleksi bersikap proaktif di semua portal media dari pemerintah, termasuk kementerian koperasi dan SMESCO.

Baca juga: Bencana Alam Yang Terjadi di Bali Tak Pengaruhi KTT G20, Koster Sebut Ini Banjir Terakhir

Desain Radio Kayu dengan Sentuhan Indonesia di KTT G20 2022

Jika EthneeQ mewakili provinsi Bali, dari Jawa Barat, Faber Instrument Indonesia punya cerita dan pengalaman menarik hingga lolos kurasi menuju G20.

“Saya menawarkan dengan 15 desain radio, hingga Smesco dikurasi kembali menjadi empat model yabg memang sama dengan best seller kami,” kata Founder dan CEO Faber Instrument Indonesia, Helmi Suana Permanahadi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved