Kebakaran di Tabanan

BREAKING NEWS, Toko Cakra di Pasar Senggol Tabanan, Bali Dilalap Si Jago Merah

Toko Cakra di Pasar Senggol Tabanan dilalap si Jago Merah, toko ludes terbakar. Api diduga berasal dari lantai 3.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Kartika Viktriani
Tribun Bali/Angga
Kebakaran di lantai satu toko Cakra, Minggu 6 November 2022 malam. (TB/Angga). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Toko Cakra di Pasar Senggol Jalan Gajah Mada, Kabupaten Tabanan, dilalap si jago merah.

Akibat kebakaran toko yang menjual perabot rumah tangga, dan kebutuhan alat-alat kebutuhan sehari-hari ini, ludes terbakar.

Saat ini, sekitar pukul 23.00 Wita, api masih dalam penanganan pihak Pemadam Kebakaran Tabanan.

Informasi yang dihimpun, api bersumber dari api yang semula nampak kecil di lantai 3, toko Cakra.

Tepatnya, api bersumber atau menimpa tempat persembahyangan umat Hindu Bali.

Kejadian awal diperkirakan sekitar pukul 22.00 Wita.

Api kemudian membesar dan melalap bangunan di bawahnya atau di lantai dua dan satu.

Dimana di lantai dua dan satu merupakan perlengkapan yang dijual di toko Cakra.

Hal ini diakui seorang warga yang menyebut, api awalnya kecil bersumber dari lantai 3.

Baca juga: 583 Bonsai yang Terbagi dalam 4 Kelas Unjuk Gigi, Ramaikan Rangkain Hut Kota Tabanan ke 529

Kemudian, setelah itu warga atau pedagang, melaporkan kejadian ke pihak pemadam.

Tiba-tiba saat pemadam datang api sudah cukup besar dan melahap nyaris seluruh bangunan toko.

“Jam 10-an tadi perkiraan mas. Awalnya api dilihat di sanggah itu kecil. Terus dilaporkan ke pemadam. Tiba-tiba pemadam datang sudah besar apinya,” ucap Eni, Minggu 6 November 2022 malam.

Dari pantauan di lapangan, sekitar lima hingga tujuh mobil pemadam kebakaran bolak-balik mengambil air dari sungai atau tempat penampungan air.

Ratusan warga pun memadati areal TKP kebakaran, yang memang menjadi pusat kuliner pada malam hari itu.

Saat ini, puluhan petugas dibantu oleh BNPB, Kepolisian, TNI dan pecalang masih terus melakukan pemadaman.

Petugas di laur pemadam, membantu untuk mengurai kepadatan warga, atau mengatur supaya arus kendaraan pemadam yang keluar masuk mengambil dan menyemprotkan air tidak terganggu.

Hingga pukul 23.10 Wita, atau berita ini diturunkan, api masih belum berhasil dipadamkan. (ang).

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved