G20 di Bali
Sinergi TNI-Polri Amankan KTT G20, Panglima TNI Ikut Pantau Kesiapan Personel Polri
Sinergi TNI-Polri Amankan KTT G20, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Ikut Pantau Kesiapan Personel Polri
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Harun Ar Rasyid
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Puri Agung Tahun 2022 di Lapangan Bajra Sandhi, Denpasar pada Senin 7 November 2022.
Apel Gelar Pasukan Operasi Puri Agung Tahun 2022 digelar guna memeriksa kesiapan personel Polri jelang pengamanan KTT G20.
Operasi Puri Agung Tahun 2022 berlangsung selama sepuluh hari yang dimulai pada 8 November 2022 sampai dengan 17 November 2022 mendatang.
Kendati apel digelar oleh Polri, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa turut hadir dan memantau kesiapan personel kepolisian.

Dalam sesi Apel Gelar Pasukan pagi tadi, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama-sama memantau kesiapan personel kepolisian.
Kedua Jenderal bintang empat itu memantau kesiapan personel Polri melalui mobil bak terbuka merek jeep.
Usai sesi Apel Gelar Pasukan Operasi Puri Agung Tahun 2022, Panglima TNI dan Kapolri kembali menyambangi satu persatu pasukan serta sarana penunjang pengamanan yang disiagakan.
Terlihat sesekali Panglima TNI bertanya kepada personel Polri soal kemampuan sarana penunjang hingga kendaraan Polri yang disiagakan.
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menuturkan, Polri memiliki sarana yang dapat diintegrasikan dengan sarana TNI.
Seperti misalnya kendaraan penjinak bahan peledak hingga kendaraan lapis baja.
“Ternyata Bapak Kapolri memiliki banyak aset yang nanti bisa kita integrasikan.”
“Misalnya ada kendaraan penjinak bahan peledak. Kemudian ada kendaraan dan tim untuk proteksi berlapis baja. Itu juga sangat berguna,” ucap Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa saat ditemui awak media usai Apel Gelar Pasukan Operasi Puri Agung 2022.
Tak hanya soal sarana penunjang, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa turut menuturkan, sebanyak 262 personel kepolisian menjadi BKO TNI.
BKO tersebut nantinya tergabung dalam satgas pengamanan tamu VVIP.
“Dari Polri, kami (TNI) di BKOkan sekitar 262 personel, dan semua itu masuk ke dalam satgas pengamanan VVIP,” pungkas Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa.