INIKAH Perawakan Asli Ismail Bolong? Berbeda Drastis dengan Video Dugaan Rp 6 M ke Kabareskrim
INIKAH Perawakan Asli Ismail Bolong? Berbeda Drastis dengan Video Dugaan Rp 6 M ke Kabareskrim
TRIBUN-BALI.COM, SAMARINDA - Video Ismail Bolong unjuk taring beredar, eks anggota Polri berpangkat terakhir Aiptu itu terlihat mengamankan lahan penambangan batubara ilegal di wilayah Kalimantan Timur.
Berbeda dengan video terkait dugaan Rp 6 miliar yang mengalir ke Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto.
Pada video yang menyeret nama bintang tiga itu, Ismail Bolong terlihat begitu kalem, namun pada video terbaru yang beredar, dia terlihat lebih garang.
Dalam video tersebut Ismail Bolong berhadapan dengan petugas Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Santan di sebuah lokasi Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim.
Baca juga: Ferdy Sambo Buka Suara Soal Dugaan Setoran Rp 6 Miliar dari Ismail Bolong ke Kabareskrim
Video tersebut berdurasi 2 menit 40 detik terlihat Ismail Bolong berdebat dengan petugas.
Terdengar dalam percakapan video, Ismail Bolong berbicara dengan salah satu petugas.
Dalam pembicaraan, Ismail Bolong menyebut memberi makan orang banyak dan tanah yang dilakukan kegiatan pertambangan memiliki surat serta membayar fee.
Petugas KPHP Santan menyebut hanya menjalankan tugas.
Baca juga: MEWAHNYA Rumah Ismail Bolong yang Ngaku Setor Rp 6 Miliar ke Kabareskrim Komjen Agus Andrianto
Tetapi Ismail Bolong tetap bersikukuh lantaran memiliki izin berupa penggarapan lahan sesuai kawasan budidaya kehutanan (KBK).
Bahkan Ismail Bolong juga mengatakan sudah berkoordinasi.
Namun tidak dijelaskan dalam video siapa yang dia maksud atau dengan siapa dia berkoordinasi.
Dalam video, kendaraan double cabin juga terlihat jelas bertuliskan KPHP Santan.
Video Menjawab Pertanyaan
Pengamat Hukum Herdiansyah Hamzah, dan penggiat Pusat Studi Anti Korupsi (Saksi) Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, mengaku juga mendapat kiriman video yang memperlihatkan aksi Ismail Bolong tersebut.
Dia menanggapi, adanya video tersebut seolah menjawab pertanyaan tidak ada keterlibatan Ismail Bolong dalam aktivitas penambangan batubara ilegal seperti yang disampaikan pihak Polda Kaltim.