G20 di Bali

Pijat Gratis di G20 Bali, Gusti Ayu Saras: Banyak yang Minta Tambahan Waktu

Keletihan yang dirasakan akibat padatnya agenda liputan G20 pun bisa cukup diredakan dengan adanya fasilitas pijat atau massage gratis yang disediakan

Penulis: Sunarko | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/Sunarko
Para jurnalis atau wartawan yang meliput KTT G20 melalui Media Centre di BICC The Westin Resort, Nusa Dua, Bali, mendapatkan fasilitas pijat relaksasi gratis, Selasa 15 November 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, NUSA DUA - Para jurnalis atau wartawan yang meliput KTT G20 melalui Media Centre di BICC The Westin Resort, Nusa Dua, Bali, mendapatkan fasilitas untuk relaksasi.

Keletihan yang dirasakan akibat padatnya agenda liputan G20 pun bisa cukup diredakan dengan adanya fasilitas pijat atau massage gratis yang disediakan di The Westin Resort.

Ada dua tempat untuk layanan pijat gratis yang bisa dimanfaatkan oleh wartawan.

Satu di Nusantara Hall, dan satu lagi di Bandung Room. Keduanya sama-sama terletak di Lantai 2 The Westin Resort.

Di Nusantara Hall, layanan massage disediakan oleh The Calma Spa melalui enam terapisnya, yang bekerja secara bergiliran mulai pukul 09.00 pagi hingga pukul 21.00 atau 9 malam.

“Setiap hari kami buka selama 12 jam. Terapis kami ada 6 orang, yang bekerja secara shift (giliran). Ada yang giliran pagi, dan ada yang siang,” kata I Gusti Ayu Saras Pramestiwi (25), koordinator terapis di The Calma Spa, saat ditemui Tribun Bali, Selasa 15 November 2022 di The Westin Resort, Nusa Dua.

Layanan yag diberikan adalah pijat relaksasi.

Lama pemijatan gratis dibatasi hanya 10 menit.

Jika minta lebih dari 10 menit, yang dipijat akan disarankan untuk memberi tips terapisnya.

Baca juga: Candi Ballroom Tempat KTT G20 Bali Diadakan, Berpenerangan Cahaya Matahari Alami

Akan tetapi, kata Saras, untuk kemudahan, yang minta tambahan waktu pijat dikenai biaya (charge) sebesar Rp 50 ribu per 10 menit tambahan.

Itu berlaku bagi wartawan lokal. Untuk wartawan asing dikenakan biaya 10 dollar AS per 10 menit tambahan waktu.

“Banyak yang minta tambahan waktu. Sebab, tidak sedikit yang karena merasa nyaman, jadi tertidur selama dipijat sehingga minta tambahan waktu,” jelas Saras.

Padahal, pemijatan dilakukan dalam posisi yang dipijat duduk.

Tidak berbaring, karena memang tidak disediakan bed di fasilitas itu.

“The Calma Spa sehari-hari buka di kawasan Jimbaran. Di sana barulah disediakan bed untuk pemijatan,” kata Rio Nando Sinaga, supervisor The Calma Spa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved