G20 di Bali
Seorang Wanita Protes Jelang Biden Melintas, Hendak Bentangkan Poster di Bali
seorang wanita diamankan petugas, diduga akan membentangkan sebuah poster bertuliskan "Stop War. Human Rights. Peace"
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Perempuan tersebut pergi ke Nusa Dua menggunakan jasa ojek online (Ojol). Belum diketahui secara pasti apa motif perempuan tersebut nekat melakukan aksinya.
Saat ini Kutscher dan driver ojek online telah diamankan Satgas Gakkum Polda Bali guna dimintai keterangan lebih lanjut.
“Masih diperiksa,” kata Kabid Humas Polda Bali.
Sementara itu, sehari menjelang KTT G20, Presiden Joe Biden menyatakan kesiapan Amerika Serikat untuk bekerja sama dengan para pemimpin dunia dalam memperkuat dasar ekonomi global agar lebih baik. Menurut Biden pertemuan G20 akan membicarakan berbagai isu penting yang sedang dihadapi oleh dunia yang berdampak pada kehidupan masyarakat global.
“Itu berarti mengatasi penderitaan yang ditimbulkan oleh agresi Rusia, tidak hanya bagi Ukraina tetapi juga masyarakat dunia, terutama krisis pangan. Juga isu lain seperti dukungan keringanan utang dan investasi untuk keamanan dan kesehatan global,” ujar Biden dalam konferensi pers di Grand Hyatt Nusa Dua, Bali, Senin.
Ia mengungkapkan KTT G20 merupakan forum penting bagi negara-negara ekonomi terbesar dunia untuk bekerja sama demi kebaikan masyarakat dunia dan memastikan dunia lebih siap menghadapi ancaman pandemi di masa depan.
Sebelum ke Indonesia, Biden melakukan perjalanan ke Mesir pada 11 November, kemudian ke Kamboja 12-13 November untuk berpartisipasi dalam KTT tahunan AS-ASEAN.
Dalam kedua pertemuan itu Biden juga menegaskan komitmen AS untuk bekerja bersama negara-negara lain dalam menghadapi berbagai tantangan global saat ini.
Terpisah, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pengamanan perhelatan KTT G20 di Bali berjalan kondusif.
Bahkan ia menyebut, sejak dilaksanakannya Operasi Puri Agung pada 8 November 2022, seluruhnya telah sesuai dengan rencana pengamanan.
Pengamanan KTT G20 diawali dengan geladi gabungan personel TNI-Polri, apel gelar pasukan hingga penempatan personel sesuai dengan titik penugasan.
"Sampai hari ini berjalan aman. Delegasi sudah banyak berdatangan, negara besar seperti Amerika sudah datang, China sudah datang, Rusia kemarin datang. Korea dan Jepang sudah datang sampai saat ini sudah sesuai rencana tidak ada gangguan," ucap Kapolri di Command Center 91, Nusa Dua, Senin 14 November 2022.
Jenderal bintang empat itu menuturkan, semuanya telah sesuai jadwal.
Mulai dari kedatangan delegasi di Bandara, hingga ke lokasi yang telah direncanakan.
Bahkan, beberapa negara sudah menggelar rapat bilateral. Pengamanan KTT G20 yang sesuai dengan perencanaan tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan hingga akhir acara.