Pilpres 2024
Anies Baswedan Bantah Ingin Pecah Belah Suara PDI-P dan Dekati Jokowi Usai Pertemuan Dengan Gibran
Anies Baswedan bantah pertemuannya dengan walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka adalah untuk memecah suara PDI-P dan dekati Joko Widodo
“Lah kan ketemunya sama Wali Kota, Mas Gibran itu pribadi dewasa yang mandiri, yang memiliki peran sebagai Wali Kota,” ucap Anies.
Terakhir, Anies mengaku tak ambil pusing dengan berbagai penafsiran yang muncul akibat pertemuan tersebut. Sebab, pertemuan keduanya berlangsung tiba-tiba, tidak dijadwalkan jauh sebelumnya.
“Yang didukung sama momentum, spontanitas. Spontanitasnya berlangsung beberapa jam, (tapi) analisisnya berminggu-minggu, gitu kira-kira,” ungkap Anies.
“Lalu segala macam (tujuan pertemuan) dicoba dicari gitu, gimana ya menginterpretasikannya,” pungkas dia.
Baca juga: Survey Indostrategic Unggulkan Duet Anies Baswedan dan AHY di Jakarta, Ganjar-Erick Jauh Tertinggal

Survei SMRC Menangkan Anies Baswedan
Survei elektabilitas terbaru yang resmi dirilis oleh Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan Anies Baswedan berhasil meraih elektabilitas tertinggi.
Survei Voxpol tersebut menunjukan elektabilitas Anies BAswedan dalam Pilpres 2024 mulai merangkak naik mengalahkan Ganjar Pranowo yang sebelumnya sempat meraih posisi tertinggi dalam beberapa survey.
Anies Baswedan mampu melampaui Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto sebagai calon [residen yang memiliki elektabilitas yang tinggi meskipun hanya terpaut kecil.
Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, mengatakan Anies Baswedan menjadi jawaban yang paling reflek diungkapkan oleh para responden yang ditanyai.
Hasil survei ini juga mengungkapkan kalau Anies Baswedan memiliki raihan elektabilitas sebesar 23,6 persen dan hanya terpaut 3 persen dari ganjar Pranowo yakni 22 persen.
"Pak Anies 23,6 persen Ganjar 22 persen. Orang jawab secara langsung yang terekam di benak publik ketika kita tawarkan siapa presiden, mereka jawab secara refleks," kata Pangi saat merilis hasil survei lembaganya di kawasan Jakarta Pusat, Jumat 18 November 2022 lalu.
Pangi menuturkan Prabowo memiliki elektabilitas 18,6 persen lalu disusul Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 4,6 persen.
"Mas Ridwan Kamil termasuk terpilih 4,6 persen. Tetapi yang tidak tahu dan tidak jawab cukup besar, masih menyembunyikan pilihan 17,2 persen," ujar dia.
Survei ini dilaksanakan pada 22 Oktober hingga 7 November 2022 dengan menggunakan metode multistage random sampling.
Survei ini digelar melalui dua tahap, yakni menggunakan systematic random sampling dalam memilih TPS dan systematic random sampling dalam memilih responden dari DPT.
Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1.220 responden dengan margin of error +/- 2,81 persen.
Metode pengumpulan data survei ini adalah responden terpilih di wawancara secara tatap muka menggunakan kuesioner oleh pewawancara yang telah dilatih. (*)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bertemu Gibran, Anies Bantah Berniat Pecah Suara PDI-P dan Dekati Jokowi