Berita Denpasar

Sejak 1 Januari 2022 UMKM Pribadi Dengan Omset Kurang Rp 500 Juta Tak Dikenakan Pajak

Sejak 1 Januari 2022 UMKM Pribadi Dengan Omset Kurang Rp 500 Juta Tak Dikenakan Pajak

Istimewa
Ilustrasi pajak 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Sejak 1 Januari 2022, awal Tahun ini untuk UMKM pribadi yang omsetnya tak lebih dari Rp. 500 juta, itu tidak dikenakan pajak atas penghasilan UMKMnya. Hal tersebut diungkapkan oleh, Bayu Suteja, Penyuluh Pajak dari Kantor Wilayah DJP Bali pada, Rabu 30 November 2022. 

“Kita ke latar belakangnya dulu ya. Jadi sejak 2018 itu bagi UMKM membayar pajak penghasilan sebesar 0,5 persen dari omset per bulannya. Nah untuk mendukung penduduk indonesia yang memang 90 persen bekerja di sektor UMKM, diberikanlah aturan baru yakni bagi UMKM Pribadi misal warung makan, dagang sembako, anggaplah sebulan omsetnya 30 juta, setahun anggap merata total 360juta, masih tak lebih Rp. 500 juta kan, nah itu tiap bulannya tidak perlu membayar pajak penghasilan yang 0,5 persen tadi.

Pemerintah khususnya DJP menginginkan agar dari Rp. 150 ribu tersebut tidak perlu dibayarkan ke Negara, bisa digunakan untuk konsumsi bagi UMKM, atau untuk kegiatan produktif, yang jelas jumlah uang itu akan masuk kembali ke sistem ekonomi dan mendorong perekonomian kita tumbuh. Dan mungkin itu sebabnya saat negara lain sudah resesi, ekonominya tumbuh minus, tapi di Indonesia masih bisa tumbuh.

“Iya, karena kita punya pasar domestik yang besar ya, 275 juta penduduk tadi, sebagian besar kan belanja produk dalam negeri, ditambah dampak kenaikan harga komoditas yang menjadi blessing in disguise bagi Indonesia,” tutupnya. (*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved