Berita Badung

Usai Pelaksanaan G20 Gepeng Kembali Menjamur di Badung Tercatat 17 Gepeng Berhasil Ditertibkan

Usai Pelaksanaan G20 Gepeng Kembali Menjamur di Badung Tercatat 17 Gepeng Berhasil Ditertibkan

Tribun Bali/ I Komang Agus Aryanta
Belasan Gepeng saat diangkut Satpol PP Badung usai pelaksanaan G20 pada akhir november 2022 kemarin. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) di kabupaten Badung kembali menjamur setelah selesai dilaksanalan G20. Bahkan sampai akhir november 2022 kemarin, belasan gepeng berhasil diamankan

Semua gepeng itu pun ditertibkan di trafic light dengan meminta-minta atau pengasong dan pedagang kerupuk. Kendati demikian diakui semua gepeng sudah diserahkan ke Dinas Sosial untuk di pulangkan.

Kabid Ketertiban Umum Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Badung Wayan Suandi seijin Kastpol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengakui pasca G20, gepeng kembali menjamur di Badung. Mereka pun meminta-minta dan ada yang menjadi pedagang asongan di setiap simpang jalan.

"Usai G20 kita akui gepeng kembali menjamur di Badung. Namun tetap kita lakukan penertiban untuk memulangkan gepeng tersebut," ujarnya Jumat 2 Desember 2022.

Pihaknya mengatakan bahwa sebagian besar Gepeng diamankan di seputaran Kuta, Badung. Bahkan usai G20 sampai akhir november 2022 terdapat 17 Gepeng yang diamankan di

"Ini operasi kita laksanakan pada tanggal 23 Nopember 2022 lalu, sudah kita temukan banyak. Namun semua ini akan menjadi kegiatan rutin kami dalam menertibkan Gepeng," jelasnya.

Diakui, keberadaan Gepeng ini juga mengganggu pariwisata di Gumi Keris. Bahkan mereka kerap mengganggu pengguna jalan di setiap trafic Light.

"Banyak gepeng kita temukan ibu-ibu dan anak-anak. Menurut mereka memilih wilayah Kuta karena ramai," ucapnya.

Disinggung mengenai asal Gepeng, pihaknya mengaku semua berasal dari Kabupaten Karangasem. Bahkan 17 gepeng yang terjaring pun susah dipulangkan dengan harapan tidak kembali lagi.

Seperti diketahui, penertiban Gepeng dilakukan Satpol PP Badung sebelum G20 berlangsung. Dalam pelaksanaan G20 Satpol PP Badung juga akan melakukan antisipasi masuknya Gepeng di wilayah Badung selatan, sehingga personilnya rutin  mengecek setiap simpang jalan.

"Kalau ditemukan kita angkut langsung, bawa ke Dinas Sosial. Kita tidak mau ada Gepang yang mengganggu," jelasnya

Diakui, Keberadaan Gepeng memang paling banyak ada di wilayah Badung selatan, seperti Kuta dan Kuta Selatan. Sebelum G20 Satpol PP berhasil mengamankan  46 gepeng di Badung.

Puluhan Gepeng itu pun diamankan di Kecamatan Kuta tepatnya dari Kedonganan hingga sampai Jalam Dewi Sri Kuta. Kendati sudah ditertibkan, penegak perda ini akan tetap melakukan pemantauan agar gepeng tidak muncul lagi.

"Sebelum G20 penertiban Gepeng berhasil diamankan 46 orang. Untuk penertiban sendiri biasanya kita lakukan  dari siang sampai malam," imbuhnya sembari mengatakan biasanya gepeng diamankan saat sedang beraksi di trafic light dengan meminta-minta atau pengasong dan pedagang kerupuk. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved