Tips Kesehatan

Perhatikan! Berikut Gejala dan Penyebab Sakit Ginjal pada Anak, Biasanya Jarang Disadari, Apa Saja?

Tribunners, gagal ginjal, adalah ketika ginjal melambat atau berhenti menyaring limbah dengan benar dari tubuh

Credit:Antonio_Diaz
Perhatikan! Berikut Gejala dan Penyebab Sakit Ginjal pada Anak, Biasanya Jarang Disadari, Apa Saja? 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perhatikan! Berikut Gejala dan Penyebab Sakit Ginjal pada Anak, Biasanya Jarang Disadari

Tribunners, gagal ginjal, adalah ketika ginjal melambat atau berhenti menyaring limbah dengan benar dari tubuh, yang dapat menyebabkan penumpukan produk limbah dan zat beracun dalam darah.

Baca juga: Perhatikan, Berikut Daftar Makanan yang Bisa Picu Penyakit Ginjal, Ada Kornet hingga Sosis

Baca juga: Perhatikan, Berikut Daftar Makanan yang Bisa Picu Penyakit Ginjal, Ada Kornet hingga Sosis

Gagal ginjal bisa akut (mendadak) atau kronis (terjadi seiring waktu dan biasanya berlangsung lama atau permanen).

- Cedera ginjal akut (kadang disebut gagal ginjal akut) mungkin disebabkan oleh infeksi bakteri, cedera, syok, gagal jantung, keracunan, atau overdosis obat.

Perawatan termasuk memperbaiki masalah yang menyebabkan cedera ginjal dan, dalam beberapa kasus, dialisis .

- Gagal ginjal kronis melibatkan penurunan fungsi ginjal dari waktu ke waktu. Pada anak-anak dan remaja, ini dapat terjadi akibat gagal ginjal akut yang gagal membaik, cacat lahir, penyakit ginjal kronis, atau tekanan darah tinggi kronis yang parah.

Jika didiagnosis lebih awal, gagal ginjal kronis dapat diobati. Tujuan pengobatan biasanya adalah untuk memperlambat penurunan fungsi ginjal dengan obat-obatan, kontrol tekanan darah, dan diet. Pada titik tertentu, transplantasi ginjal mungkin diperlukan.

Penyakit Ginjal Pada Anak

Penyakit ginjal yang paling umum pada anak-anak hadir saat lahir. Mereka termasuk:

1. Obstruksi katup uretra posterior: Penyempitan atau obstruksi uretra ini hanya terjadi pada anak laki-laki. Ini dapat didiagnosis sebelum bayi lahir atau tepat setelahnya dan diobati dengan pembedahan.

2. Hidronefrosis janin: Pembesaran salah satu atau kedua ginjal ini disebabkan oleh obstruksi pada saluran kemih yang sedang berkembang atau suatu kondisi yang disebut refluks vesikoureteral (VUR) di mana urin mengalir secara tidak normal ke belakang (atau refluks) dari kandung kemih ke ureter.

Hidronefrosis janin biasanya didiagnosis sebelum anak lahir dan pengobatannya sangat bervariasi.

Dalam beberapa kasus, kondisi ini hanya membutuhkan pemantauan berkelanjutan. Pada kasus lain, pembedahan harus dilakukan untuk membersihkan sumbatan dari saluran kemih.

3. Penyakit ginjal polikistik (PKD): Ini adalah kondisi di mana banyak kista berisi cairan berkembang di kedua ginjal.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved