Berita Gianyar
Uji KIR Sumbang Rp692 juta ke PAD Gianyar 2022
Maraknya usaha material dan niaga yang ada di Kabupaten Gianyar, Bali telah berdampak pada sumbangsih Dinas Perhubungan pada Pendapatan Asli Daerah
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Maraknya usaha material dan niaga yang ada di Kabupaten Gianyar, Bali telah berdampak pada sumbangsih Dinas Perhubungan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gianyar.
Salah satunya adalah dari retribusi uji KIR pada kendaraan barang.
Di mana per November 2022 ini, retribusi KIR yang masuk ke kas daerah sudah mencapai Rp692 juta.
Baca juga: Pemkab Gianyar Akan Gelar Pesta Perayaan Tahun Baru
Pelaksana tugas Kepala Dishub Gianyar, I Wayan Suamba, Jumat 16 Desember 2022 mengatakan, target retribusi KIR di tahun 2022 dipasang Rp1,2 miliar.
Namun sampai akhir November realisasi baru mencapai Rp692 juta lebih atau sekitar 75,5 persen.
Kata dia, tak terealisasinya target itu bukan akibat adanya pemilik kendaraan yang tak memiliki biaya uji KIR ataupun melanggar aturan.
Baca juga: Mendiang Anak Agung Gde Raka Payadnya, Maestro Drama Gong di Mata Seniman Gianyar
Namun, kata dia, hal ini karena nilai target itu terakumulasi dengan tunggakan. Sementara saat ini ada kebijakan pembebasan pembayaran denda bagi penunggak retribusi KIR.
"Target yang dipasang termasuk pembayaran denda, namun ada kebijakan pembebasan pembayaran denda, sehingga realisasi tidak tercapai," ujar Suamba.
Dikatakan lagi, denda bagi kendaraan wajib KIR dipasang sebesar Rp15.000 per bulan.
Baca juga: Lembu Cemeng Untuk Plebon Tokoh Drama Gong Gianyar Tiba di Puri Abianbase
Dalam setahun, setiap kendaraan angkutan umum, angkutan barang dan angkutan pariwisata wajib uji KIR sebanyak dua kali.
Adapun prinsip dari KIR tersebut adalah keselamatan awak kendaraan dan penumpang.
"Di Gianyar sendiri terdapat lebih dari 10.000 kendaraan wajib KIR, dengan rata-rata uji KIR perharinya sebanyak 70 kendaraan," katanya.
Baca juga: Kecelakaan di Tegalalang Gianyar Bali, Mobil Pikap Rem Blong Masuk Jurang, Begini Kondisinya!
Hal lain yang menyebabkan turunnya realisasi pendapatan retribusi KIR adalah banyaknya kendaraan pariwisata yang sebelumnya angkutan pariwisata, oleh pemiliknya menjadi kendaraan pribadi.
"Hal ini juga menyebabkan pendapatan KIR menurun, banyak angkutan pariwisata berubah menjadi kendaraan pribadi," jelasnya. (*)
Berita lainnya di Berita Gianyar