Berita Bali

Wisatawan ke Bali Membeludak, PHRI Badung Sebut 15 -16 Ribu Wisdom per Hari

Kedatangan wisatawan ke Bali bertambah, banyak kendaraan yang mengangkut wisatawan yang baru tiba di Bali.

ist
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Wisatawan ke Bali Membeludak, PHRI Badung Sebut 15 -16 Ribu Wisdom per Hari 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Jumlah wisatawan yang datang ke Bali saat libur akhir tahun kian bertambah.

Hal itu bisa dilihat dari ramainya terminal kedatangan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Dari pantauan Tribun Bali, Kamis 22 Desember 2022, banyak kendaraan yang mengangkut wisatawan yang baru tiba di Bali.

Terminal kedatangan di Bandara Ngurah Rai juga tidak seperti hari biasa, terlihat banyaknya kendaraan, termasuk bus-bus pariwisata.

Baca juga: Kunjungan Wisman Naik 4,84 Persen di Bali, Ini Layanan 24/7 Yang Dapat Diakses Wisatawan

Menurut informasi yang didapat, Jumat 23 Desember 2022, jumlah wisatawan domestik pada Kamis kemarin di terminal kedatangan di angka 15.534.

Bahkan untuk wisatawan mancanegara pada terminal kedatangan juga tidak jauh berbeda yakni di angka 14.591.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung Badung, IGN Rai Suryawijaya menyebutkan, saat ini jumlah wisatawan semakin membeludak.

"Kita akui jumlah wisatawan kini sudah banyak yang datang ke Bali. Bahkan kita berharap akan terus meningkat sampai pergantian tahun," tegasnya, Jumat sore.

Diakui saat ini jumlah kunjungan untuk wisatawan domestik di angka 16 -17 ribu per hari.

Jumlah itu pun melebihi prediksi yang diduga sebelumnya hanya 15 ribu per hari sampai pergantian tahun.

"Dari data yang kami dapat pada jumat kemarin jumlah wisatawan yang datang ke Bali mencapai 15.534 orang untuk domestik dan 14.591 orang untuk wisatawan mancanegara," tegasnya.

Pihaknya mengakui jumlah kunjungan akan tetap bertambah, bahkan pihaknya memprediksi bisa mencapai 19 -20 ribu dalam sehari saat pergantian tahun.

Kendati demikian pihaknya berharap beberapa akomodasi pariwisata di Bali, khususnya Badung tetap memberikan service yang terbaik, sehingga bisa meningkatkan jumlah kunjungan.

"Semoga kedepan terus bertambah. Tidak hanya melalui jalur udara, namun jalur darat juga banyak yang datang," ucapnya.

Disinggung mengenai tingkat hunian hotel, Rai Suryawijaya menyebutkan sampai saat ini masih di angka 70 persen.

Namun tidak menutup kemungkinan akan meningkat karena sudah ada beberapa yang booking hotel.

"Prediksi saya sampai akhir tahun sampai 90 persen tingkat okupansi hotel. Semoga bisa tercapai, karena saya sendiri tidak menduga jumlah kunjungan meningkat," katanya.

Pihaknya juga tidak menampik beberapa ruas jalan, khususnya di kawasan Kuta, Jimbaran dan yang lainnya mengalami kemacetan lalu lintas.

Selain karena Natal dan Tahun Baru, saat ini juga merupakan libur sekolah.

"Ini juga karena sukses pelaksanaan G20. Jadi wisatawan lembali menggeliat, dan semoga terus berlanjut," imbuhnya.

Kepala Satpol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengatakan, keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi hal wajib yang disajikan oleh seluruh masyarakat untuk menciptakan Bali sebagai destinasi wisata dunia.

Khusus untuk Nataru, pihaknya akan segera membentuk tim terpadu bersinergi dengan TNI, Polri, dan pam swakarsa lain untuk menjaga pintu-pintu masuk Bali.

"Kami juga akan melakukan patroli dengan memberdayakan keamanan Sipanduberadat. Kami akan terus memantau perkembangan objek-objek wisata yang berpotensi terjadinya gangguan ketertiban dan keamanan," jelasnya, Jumat 23 Desember 2022.

Dia menegaskan, pemantauan akan kondisi keamanan dan ketertiban ini untuk mencegah dan jangan sampai terjadi kegaduhan dan menimbulkan efek negatif terhadap citra pariwisata Bali.

"Kadang kala aturan itu ada, tetapi disalahartikan, sehingga dapat menimbulkan akibat yang tidak kita inginkan. Inilah alasan kami akan melakukan patroli," katanya.

Khusus di pintu masuk Bali, yakni di Pelabuhan Gilimanuk, Padangbai, dan pelabuhan tradisional lainnya, jelas dia, juga akan diawasi dengan ketat, dan melibatkan kabupaten/kota.

"Kami juga akan melakukan sidak penduduk pendatang (duktang) dengan menyasar kantong-kantong penduduk nonpermanen, dan termasuk melakukan patroli ke tempat-tempat ibadah," imbuhnya.

Dia menambahkan, pendataan penduduk non permanen merupakan upaya dalam menekan adanya gangguan ketertiban di masyarakat.

"Bagaimana pun juga, lonjakan kunjungan wisatawan, juga memicu banyaknya warga yang datang ke Bali untuk mencari pekerjaan. Inilah yang perlu didata agar tertib administrasi," katanya.

Sementara itu, menjelang libur Tahun Baru 2023, penjualan minuman beralkohol (Mikol) naik dua kali lipat.

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Bali, Agung Agra Putra, mengatakan, diperkirakan akan ada kenaikan penjualan di beberapa produk ritel.

“Kisarannya bisa mencapai 20-30 persen dari periode reguler tahun 2022. Tidak hanya high season dimana ada festive Natal dan Tahun Baru, tetapi juga berdekatan dengan Hari Raya Galungan dan Kuningan awal tahun 2023,” katanya, Jumat.

Ia memperkirakan dan berharap ada peningkatan penjualan di periode high season ini.

Walaupun mungkin belum bisa seperti periode sebelum pandemi.

Dan salah satu produk yang diyakini meningkat penjualannya adalah produk minuman beralkohol.

“Hal ini karena umumnya di akhir tahun, hotel-hotel, restoran, maupun masyarakat sekalipun menyelenggarakan acara. Yang mana, minuman beralkohol ini biasanya tidak pernah absen. Terlebih pada akhir 2022 ini, Bali akhirnya bisa merayakan pesta kembang api yang telah dinanti-nanti pasca dua tahun pandemi Covid-19,” sambungnya.

Bahkan peningkatan minuman beralkohol diprediksi mengingkat sampai dua kali lipat dibandingkan normal.

Meski termasuk minuman yang tidak dilarang di Bali, tetapi untuk penjualannya di sektor ritel tentu menggunakan izin penjualan.

Yang mana, tidak semua format ritel bisa mendapatkan izin tersebut.

Sementara itu, disinggung terkait kenaikan harga komoditi bahan pokok menjelang Tahun Baru 2023, Agra mengaku saat ini masih stabil.

Artinya, belum ada kenaikan harga komoditi bahan pokok yang melonjak signifikan menjelang tahun baru ini.

“Semoga ini bisa terus stabil hingga tahun baru nanti,” tutupnya. (gus/sar)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved