Berita Buleleng

Korban Tewas Kecelakaan Maut Buleleng Bertambah 2, Astari Sibuk Main Ponsel Saat Mini Bus Ngebut

Tragedi kecelakaan maut ini, terjadi di jalur Singaraja-Denpasar, Banjar Dinas Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Ratu Ayu/Tribun Bali
Wayan Ari Astari saat menjalani perawatan di RSUD Buleleng, Rabu (28/12/2022). Astari menjadi salah satu korban dari kecelakaan yang terjadi di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Jumlah korban yang tewas, dalam kecelakaan maut yang terjadi Selasa (27/12/2022) siang kemarin  bertambah.

Tragedi kecelakaan maut ini, terjadi di jalur Singaraja-Denpasar, Banjar Dinas Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Akibat kelalaiannya, sopir bus pun dipastikan akan diproses hukum, dengan ancaman kurungan penjara enam tahun.

Baca juga: Kecelakaan Maut! Bus Angkutan Umum Terlibat Laka Lantas, Satu Penumpang Tewas!

Baca juga: Tabrakan Adu Jangkrik Terjadi di Depan Pasar Kerobokan Badung Bali! Begini Kondisinya!

Jumlah korban yang tewas, dalam kecelakaan maut yang terjadi Selasa (27/12/2022) siang kemarin  bertambah.

Tragedi kecelakaan maut ini, terjadi di jalur Singaraja-Denpasar, Banjar Dinas Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Akibat kelalaiannya, sopir bus pun dipastikan akan diproses hukum, dengan ancaman kurungan penjara enam tahun.
Jumlah korban yang tewas, dalam kecelakaan maut yang terjadi Selasa (27/12/2022) siang kemarin  bertambah. Tragedi kecelakaan maut ini, terjadi di jalur Singaraja-Denpasar, Banjar Dinas Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Akibat kelalaiannya, sopir bus pun dipastikan akan diproses hukum, dengan ancaman kurungan penjara enam tahun. (Istimewa)

Dua korban tambahan yang meninggal dunia, adalah Ihda Niswafus Soliha (17) bersama neneknya Bahriah (67) warga asal Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng.

Keduanya meninggal dunia, saat sempat menjalani perawatan beberapa menit di IGD RSUD Buleleng.

Keduanya meninggal dunia akibat mengalami cedera kepala berat.

Sementara hingga Rabu (28/12/2022), tercatat ada empat korban yang hingga saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Buleleng.

Diantaranya Wayan Ari Astari (15) asal Desa Suwug, dengan keluhan patah tulang pada tangan kiri, serta luka robek pada pelipis kanan.

Sri Yeni Andayani (49) asal Kelurahan Banyuasri dengan keluhan sakit pada pundak kiri.

Serta Kadek Sandiada (11) asal Desa Suwug, dengan keluhan lecet pada tangan kiri, robek pada kepala sebelah kiri, luka pada punggung serta lecet pada bahu kanan.

Ketut Rawes (81) asal Desa Suwug dengan keluhan robek pada kepala, serta lecet pada siku kanan.

Wayan Ari Astari saat menjalani perawatan di RSUD Buleleng, Rabu (28/12/2022). Astari menjadi salah satu korban dari kecelakaan yang terjadi di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
Wayan Ari Astari saat menjalani perawatan di RSUD Buleleng, Rabu (28/12/2022). Astari menjadi salah satu korban dari kecelakaan yang terjadi di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng. (Ratu Ayu/Tribun Bali)

 

Dari pantauan di RSUD Buleleng ruang Kamboja, salah satu korban bernama Wayan Ari Astari (15) mengatakan, pada Selasa kemarin ia bersama dengan sejumlah keluarganya pergi ke Denpasar untuk menghadiri upacara pernikahan salah satu pamannya.

Kemudian mereka hendak pulang ke Singaraja, dengan membooking mini bus DK 7261 VN yang dikemudikan oleh Nyoman Putrawan (50).

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved