Angin Kencang di Bali

BREAKING NEWS! Pohon Tumbang di Jalan Bypass Ngurah Rai Denpasar Akibat Angin Kencang, 2 Orang Luka

Sebuah pohon berukuran besar tumbang di Jalan Bypass Ngurah Rai Denpasar lantaran angin kencang, dua orang mengalami luka-luka.

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Putu Kartika Viktriani
Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra
Suasana evakuasi pohon tumbang di jalan Bypass Ngurah Rai, Denpasar pada 2 Januari 2023. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebuah pohon besar tumbang di Jalan Bypass Ngurah Rai, Denpasar (Depan Jalan Pantai Matahari Terbit), Bali pada Senin 2 Januari 2023 sekitar pukul 16.00 WITA.

Tampak pohon besar itu tumbang dan melintang menutupi setengah badan jalan.

Selain melintang di setengah badan jalan, pohon besar tersebut juga memimpa mobil putih merek Terios dengan plat nomor DK 1995 MK.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Bali, pohon besar tersebut juga menimpa dua pengendara sepeda motor.

Susanti (26) sebagai salah satu pengendara motor yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut tampak mengalami luka di bagian wajahnya.

Ia menuturkan, ia hendak pulang menuju kediamannya di Klungkung usai bekerja di daerah Tuban.

Saat melintas di TKP, Susanti tiba-tiba tertimpa pohon tumbang tersebut.

“Saya dari Tuban mau ke Klungkung. Pulang kerja. Tiba-tiba pohonnya jatuh. Ini tadi diobati dari ambulans,” ucap Susanti terbata-bata saat ditemui Tribun Bali di seputar lokasi kejadian.

Sementara itu, satu korban lainnya telah dilarikan ke Rumah Sakit Bali Mandara guna mendapat pertolongan lebih lanjut.

Lebih lanjut, pemilik mobil Terios putih belum dapat dimintai keterangan lantaran masih syok atas kejadian tersebut.

Baca juga: Pohon Tumbang Jenis Trembesi Timpa Mobil di Perean Tabanan, Bali Sebabkan Macet Hingga 1,5 Jam

Namun, Bhabinkamtibmas Desa Sanur Kaja,  Aiptu I Made Sucantra menuturkan, pemilik mobil bernama Heri Suantara.

Ia menuturkan, mulanya Heri Suantara hendak berkunjung ke Pantai Matahari Terbit dan memarkirkan kendaraannya di lokasi kejadian.

Lantaran angin kencang yang menerpa di seputar lokasi kejadian dan ditambah dengan firasat buruk yang dirasakan oleh Heri, Heri bergegas kembali ke tempat mobilnya terparkir.

Naas, mobil terios putih milik Heri Suantara telah tertimpa pohon tersebut.

“Iya namanya Heri Suantara. Dia awalnya mau menuju pantai. Kleteg bayu (firasat) jelek, dia kembali lagi. Ternyata sudah begitu,” ucap I Made Sucantra saat ditemui Tribun Bali di lokasi kejadian.

Masih di lokasi yang sama, Danru Walet III BPBD Kota Denpasar, I Putu Aryana menuturkan, pihaknya akan mengevakuasi pohon tumbang tersebut agar tak menimbulkan kemacetan.

Evakuasi dilakukan dengan cara memotong pohon besar tersebut menjadi beberapa bagian yang lebih kecil guna memudahkan untuk dipindahkan.

Selain mengerahkan 5 personel Damkar dan BPBD, I Putu Aryana juga menyebut akan berkoordinasi sengan DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan) Kota Denpasar guna meminta pertolongan untuk mengevakuasi pohon tersebut lantaran ukurannya yang cukup besar.

“Kita perlahan-lahan kita potong. Kita juga menghubungi DLHK karena pohonnya cukup besar. Karena alat kita minim, kita hubungi DLHK yang punya alat lebih canggih,” ucap I Putu Aryana saat ditemui Tribun Bali di lokasi kejadian.

Pohon tumbang yang juga menyebabkan kemacetan tersebut juga mendapat atensi dari pihak Kepolisian dan Pecalang Desa Sanur Kaja. 

Baca juga: Jarang Dilewati Kendaraan, Pohon Tumbang di Jalur Tanah Putih, Badung Tetap Diatensi Petugas

Sebanyak 12 personel Kepolisian dari Polsek Denpasar Selatan dikerahkan guna membantu evakuasi pohon tumbang dan mengatur arus lalu lintas di seputar tempat kejadian.

"Kita dapat informasi dari Pos Polisi di lampu merah (depan KFC) yang menginformasikan ke Polsek (Denpasar Selatan). Jumlahnya disini 12 personel. Ada dari Bhabinkamtibmas, Lalu Lintas juga,” pungkas AKP. I Ketut Kirma, personel Polsek Denpasar Selatan.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved