Hari Raya Kuningan

Momentum Umanis Kuningan di Bali, Alun-Alun Bangli Dipadati Pengunjung

Umanis Kuningan di Bali, Alun-alun Bangli dipadati pengunjung. Kendaraan pun di parkir hingga ke bahu jalan.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Kartika Viktriani
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Suasana Alun-alun Bangli, Bali pada momentum umanis Kuningan pada Minggu 15 Januari 2023. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Umanis Kuningan, yang jatuh pada Minggu 15 Januari 2023 jadi momentum masyarakat untuk rekreasi bersama keluarga.

Beberapa tempat pun terlihat padat pengunjung, salah satunya Alun-alun Bangli, Bali

Pantauan di sekitar, ramainya pengunjung terlihat sejak pukul 14.30 wita.

Semakin sore, para pengunjung semakin banyak berdatangan ke fasilitas publik berupa terbuka hijau seluas dua hektare ini.

Buktinya fasilitas parkir nampak penuh, hingga ke bahu jalan.

Pengunjung yang datang tidak hanya dari warga lokal Bangli, namun juga dari Gianyar

Salah satunya I Made Wendra.

Ia mengaku baru pertama kali mengunjungi Alun-alun Bangli.

Menurutnya fasilitas di Alun-alun Bangli cukup lengkap, mulai dari tempat bermain anak hingga fasilitas olahraga.

Baca juga: Permintaan Ayam Putih di Bangli Bali, Meroket Jelang Perayaan Hari Raya Kuningan

"Saya kesini dengan keluarga. Disini suasananya adem, ditambah fasilitasnya lengkap. Cocok jadi obyek wisata baru di Bangli," ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan Nengah Lamud.

Menurut dia, selain fasilitas yang lengkap, Alun-alun Bangli juga didukung food court, yang menyediakan jajanan murah.

Inilah yang jadi salah satu alasannya beberapa kali mengunjungi Alun-alun Bangli.

"Di daerah lain memang ada ruang terbuka hijau, namun fasilitas  tidak selengkap disini," kata dia.

Selain Alun-alun Bangli, objek wisata Penglipuran juga dibanjiri wisatawan pada momen umanis Kuningan.

Manager desa wisata Penglipuran, I Wayan Sumiarsa mengatakan, lonjakan kunjungan sudah mulai terlihat dari awal Januari.

"Wisatawan yang datang masih didominasi wisawatan domestik," katanya.

Menurut Sumiarsa, meroketnya tingkat kunjungan salah satunya karena wisatawan ingin melihat secara langsung hiasan hari raya Galungan dan Kuningan.

Dimana saat Galungan dan Kuningan berbagai ornamen upacara seperti Penjor, Tamiang dan sebagainya menghiasai rumah warga.

"Itu menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Penglipuran," ucapnya.

Pada momentum umanis Kuningan ini pihaknya menargetkan jumlah kunjungan sebanyak 4000 orang.

Mengingat saat ini pandemi Covid-19 sudah melandai, pihaknya telah bekerjasama dengan kapal pesiar agar wisatawan yang bersandar di Bali diarahkan juga ke Penglipuran. 

"Tentu tujuannya untuk menggenjot kunjungan wisata. Sehingga peningkatan kunjungan tidak hanya pada momen hari Raya, tetapi juga pada hari biasa. Sebab peningkatan jumlah kunjungan akan berimbas pada bangkitnya perekonomian masyarakat sekitar," tandasnya. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved