Berita Bali

Pemalak dengan Modus Sumbangan Ogoh-ogoh Ditangkap, Kapolsek Dentim: Pelaku Berasal dari Ubud

pemalakan di Denpasar Timur dan Badung, mengatasnamakan pembuatan ogoh-ogoh, pelaku berhasil diamankan

Ist
Pelaku pemalakan sumbangan ogoh-ogoh di Banjar Abian Kapas Kaja, Denpasar Timur telah ditangkap, Kapolsek Denpasar Timur: Pelaku Berasal Dari Ubud - Pemalak dengan Modus Sumbangan Ogoh-ogoh Ditangkap, Kapolsek Dentim: Pelaku Berasal dari Ubud 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Video pemalakan seorang pria dengan dalih meminta sumbangan pembuatan ogoh-ogoh di Banjar Abian Kapas Kaja, Denpasar Timur (Dentim), Bali viral di media sosial.

Video CCTV toko tersebut memperlihatkan seorang pria yang mengahampiri beberapa pedagang, untuk meminta sumbangan, Minggu 15 Januari 2023.

“Pelaku telah diamankan di Polsek Denpasar Timur. Seorang pria berinisial I Ketut S (27),” kata Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Nengah Sudiarta saat dikonfirmasi Tribun Bali, Selasa 17 Januari 2023.

Berdasarkan informasi dan ciri-ciri pelaku, Unit Reskrim langsung menyelidiki dan berhasil mengamankan pelaku di rumahnya.

Baca juga: Bupati Gianyar Akan Copot Camat Pemalak, Mahayastra: Saya Tak Mau Dicoreng Oknum Ini

Mengejutkannya, pelaku ternyata bukan warga dari Banjar Abian Kapas Kaja.

“Pelaku berasal dari Desa Mas Ubud, Gianyar,” katanya.

Diketahui saat beraksi Ketut S datang ke salah satu toko di Jalan WR Supratman dan meminta uang Rp 400 ribu kepada karyawan toko.

Lanjutnya, pelaku pun kembali memalak pedagang pisang goreng di Pasar Ketapian. Ia meminta Rp 280 ribu.

Salah satu pedagang, dikatakan sempat bertanya asal pelaku.

Namun dengan percaya dirinya Ketut S menjawab dirinya adalah orang sini.

Kompol Nengah Sudiarta mengatakan, korban enggan melaporkan kejadian tersebut.

“Setelah dilakukan mediasi dengan korban, pelaku akhirnya mengembalikan uang tersebut. Ia juga minta maaf kepada korban serta berjanji tidak akan melakukan kembali,” jelasnya.

Pelaku berinisial I Ketut S tersebut pun mengembalikan uang yang berhasil ia kumpulkan dari hasil memalak tersebut.

Uang Rp 680 ribu tersebut dikembalikan kepada beberapa korban yakni pemilik beberapa toko di Denpasar Timur, di antaranya toko sepatu di Jalan WR Supratman dan pedagang pisang goreng.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved