Berita Bali

Pemeriksaan Proyek Pembangunan Unud, Didengar Mahasiswa, Harapkan yang Terbaik Untuk Fakultas

Berita pemeriksaan pembangunan gedung Dekanat Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unibersitas Udayana telah menyebar.

Putu Yunia/Tribun Bali
Berita pemeriksaan terhadap keterlambatan pembangunan gedung Dekanat Fakuktas Hukum serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana mendapat tanggapan beragam dari mahasiswa. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berita pemeriksaan pembangunan gedung Dekanat Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unibersitas Udayana telah menyebar.

Penyebaran berita molornya proyek, yang berlangsung di wilayah Kampus Bukit Unud, Jimbaran ini pun, sampai ke telinga para mahasiswa.

Menanggapi hal tersebut, para mahasiswa khususnya mahasiswa kedua fakultas ini tidak bisa berkata banyak.

Salah satu mahasiswa dari Fakultas Hukum (FH), mengatakan dirinya juga bingung menanggapi berita miring yang menimpa fakultasnya.

Baca juga: Pihak Unud Siap Diminta Keterangan Terkait Molornya Pembangunan Gedung FH dan FEB

Baca juga: Pembangunan Gedung FH dan FEB Universitas Udayana Molor, Kontraktor Kena Denda

Berita pemeriksaan pembangunan gedung Dekanat Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unibersitas Udayana telah menyebar.

Penyebaran berita molornya proyek, yang berlangsung di wilayah Kampus Bukit Unud, Jimbaran ini pun, sampai ke telinga para mahasiswa.

Menanggapi hal tersebut, para mahasiswa khususnya mahasiswa kedua fakultas ini tidak bisa berkata banyak.

Salah satu mahasiswa dari Fakultas Hukum (FH), mengatakan dirinya juga bingung menanggapi berita miring yang menimpa fakultasnya.
Berita pemeriksaan pembangunan gedung Dekanat Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unibersitas Udayana telah menyebar. Penyebaran berita molornya proyek, yang berlangsung di wilayah Kampus Bukit Unud, Jimbaran ini pun, sampai ke telinga para mahasiswa. Menanggapi hal tersebut, para mahasiswa khususnya mahasiswa kedua fakultas ini tidak bisa berkata banyak. Salah satu mahasiswa dari Fakultas Hukum (FH), mengatakan dirinya juga bingung menanggapi berita miring yang menimpa fakultasnya. (Putu Yunia/Tribun Bali)

“Bingung juga kenapa bisa begitu ya, apa mungkin keterlambatannya karena kekurangan dana atau gimana kan kita juga tidak tahu,” kata mahasiswa itu.

Mahasiswa ini mengatakan selama pembangunan, dirinya mengikuti pembelajaran secara online setelah sempat berlangsung secara offline.

Namun dirinya tidak mengetahui pasti, pembelajaran online ditetapkan untuk seluruh mahasiswa atau hanya angkatannya saja.

“Sempat masuk offline dua minggu, tapi berisik sih karena pembangunannya.

Akhirnya di-online-kan supaya aktivitas belajarnya tidak terganggu dan pembangunannya bisa cepat,” tambahnya.

Berita pemeriksaan terhadap keterlambatan pembangunan gedung Dekanat Fakuktas Hukum serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana mendapat tanggapan beragam dari mahasiswa.
Berita pemeriksaan terhadap keterlambatan pembangunan gedung Dekanat Fakuktas Hukum serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana mendapat tanggapan beragam dari mahasiswa. (Putu Yunia/Tribun Bali)

Sementara itu, ucapan yang sama juga diutarakan salah satu mahasiswa FEB yang juga mengetahui pemberitaan tersebut.

Namun berbeda dengan mahasiswa FH, mahasiswa FEB itu mengatakan dirinya masih mengikuti pembelajaran secara offline.

Hal ini dikarenakan ruang kelas, yang disediakan oleh fakultas sudah cukup untuk digunakan bagi para mahasiswanya.

“Kalau di semester 1 dan 2 kan memang full online karena masih pandemi.

Tapi kalau semester kemarin, saya yang semester 3 ini tidak terdampak karena ruang kelasnya cukup,” ujar mahasiswa FEB itu.

Baik mahasiswa FH dan FEB Universitas Udayana ini, berharap ada keterangan jelas terkait kekolotan pembangunan dari pihak dekanat maupun rektorat.

Mereka juga berharap pembangunan dapat berlangsung lancar, dan cepat selesai sehingga proses belajar dapat berjalan dengan efektif kembali. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved