Berita Karangasem

Permintaan Minyak Curah di Karangasem Meningkat

Permintaan minyak curah di Kab. Karangasem  meningkat setelah harga minyak goreng kemasan alami kenaikan di pasar.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Fenty Lilian Ariani
Saiful Rohim
Permintaan minyak curah di Kab. Karangasem  meningkat setelah harga minyak goreng kemasan alami kenaikan di pasar. 

AMLAPURA, TRIBUN-BALI.COM - Permintaan minyak curah di Kabupaten Karangasem meningkat setelah harga minyak goreng kemasan alami kenaikan di pasar. Pedagang mampu menjual minyak curah sekitar 50 sampai 100 botol ukuran 600 ml tiap harinya. Pembeli didominasi oleh masyarakat pedesaan dan pelaku usaha lain.

Ni Komang Sudiartini, pedagang minyak curah di Pasar Amlapura Timur, Karangasem, mengaku, permintaan minyak curah meningkat Januari 2023  hingga kini."Perhari, minyak curah bisa laku 50 botol. Seandaainya hari raya  atau raihan bisa lebih dari 50 botol . Belum lagi botol berukuran besar,"kata Sudiartini, Rabu (8/2/2023) siang

Ditambahkan, harga minyak curah perbotolnya Rp 9.000. Harga sebelumnya Rp 8.000 hingga Rp 8.500. Pengepol minyak curah berasal dari Kabupaten Klungkung. Pembeli minyak curah kebanyakan pedagang gorengan dan pelaku usaha yang menggunakan minyak banyak. Pembeli berasal dari Kelurahan Karangasem dan Tiying Tali.

Nengah Darpi, pembeli dari Kecamatan Karangasem, mengatakan, konsumsi minyak curah dikarenakan harganya lebih murah."Saya membeli minyak curah untuk dijual lagi dirumah. Banyak warga menggunakan minyak curah untuk kesehari - harinya. Yang beralih juga lumayan banyak,"jelas Darpi ditemui di Psar Amlapura

Informasi di lapangan, permintaan minyak tandusan naik dibeberapa pasar di Karangasem. Seperti di Pasar Amlapura Barat, Pasar Subagan, Pasar Bebandem Kecamatan Bebandem, Pasar Mangsul Kecamatan Abang, Tukad Ling Kecamatan Kubu, dan pasar kecil di tiap banjar. Pembelinya juga lumayan banyak sekarang.

Banyaknya warga yang beralih ke minyak tandusan karena harga lebih murah dibanding minyak kemasaan. Perbedaannya sekitar 3 - 5 ribu rupiah. Harga minyak tandusan sekitar 15 ribu perliter.  Sebelumnya harga minyak kemasan naik, lengis tandusannya minim peminat. Harganya dianggap mahal. Sekarang beralih. 

Sudiartini menambahkan, untuk stok minyak kemasan dan curah di Kabupaten Karangasem aman terkendali. Pedagang atau agen minyak goreng di Kabupaten Karangasem tersebar dibeberapan titik. Satu diantaranya di Pasar Amlapura Timur, Subagan."Apalagi tangki yang membawa minyak curah masuk ke plosok desa,"akuinya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved