Berita Jembrana
18 Kasus Gigitan di Jembrana, 2 Meninggal Bergejala Rabies, Rancang Pararem dan Bentuk Satgas Rabies
Kasus rabies di Jembrana, selama dua bulan terakhir di tahun 2023 sudah tercatat 18 kasus gigitan anjing positif rabies
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Masyarakat hanya tahu sampai tahap mencuci luka setelah terjadi gigitan. Ia minta masyarakat ke faskes jika mengalami gigitan oleh HPR.
Dengan demikian, mereka akan mendapatkan vaksin anti rabies.
"Nah untuk membawa ke faskes dengan tujuan melapor dan mendapat penanganan minimal pemberian VAR," kata Ida Bagus Made Adnyana. (mpa)
Pemahaman untuk Pencegahan
Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Dinas Kesehatan Jembrana, Ida Bagus Made Adnyana mengatakan, dalam tiga bulan di tahun 2023 ini, Jembrana sudah mencatat dua orang warga meninggal dunia dengan riwayat gigitan anjing.
Jadi dengan pemahaman yang akan diberikan oleh tim siaga rabies ini, ia berharap kasus serupa bisa dicegah.
"Jembrana sampai saat ini (tiga bulan) sudah tercatat dua orang (meninggal) suspek rabies. Kami harap tidak bertambah seiring bertambahnya pemahaman masyarakat," tandasnya. (mpa)
Kumpulan Artikel Jembrana
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.