Berita Bangli
Jembatan Gantung Penglipuran - Cekeng Bangli Akan Dibangun, Reward Pemkab Atas Raihan Juara
Sebuah jembatan gantung akan dibangun di Bangli. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Penglipuran dengan Banjar Cekeng, Bangli, Bali.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sebuah jembatan gantung akan dibangun di Bangli. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Penglipuran, Kelurahan Kubu dengan Banjar Cekeng, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli, Bali.
Diketahui jembatan ini merupakan reward atas prestasi Pemkab Bangli karena berhasil meraih juara II tingkat nasional dalam pengelolaan jalan, yang diadakan Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR tahun 2022 lalu.
Jembatan gantung tersebut jika dinominalkan mencapai Rp6 miliar.
Baca juga: Kondisi Lapangan Tenis Kubu Bangli Memprihatinkan
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Perkim Bangli, I Wayan Lega Suprapto mengungkapkan, di wilayah Bali sejatinya ada dua instansi pemerintahan yang masuk nominasi. Yakni Bangli dan Klungkung.
"Penilaian lomba ini dilaksanakan dari minggu pertama bulan November hingga minggu pertama Desember 2022," sebutnya.
Ada beberapa item yang menjadi poin penilaian. Di antaranya terkait Peraturan kebijakan Pemerintah Daerah yang mendukung dalam penyelenggaraan jalan, Inovasi Pemerintah Daerah dalam penanganan jalan, dan ketersediaan informasi publik.
Baca juga: Gubernur Koster & Bupati Bangli Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Pasar Singamandawa Kintamani
Dari hasil penilaian, Bangli berhasil meraih juara II, sekaligus menjadi satu-satunya kabupaten di Bali yang meraih juara. Untuk juara pertama diraih oleh Kabupaten Belitung Timur dan juara III diraih oleh Kabupaten Maros.
"Bangli yang meraih juara II mendapat reward berupa jembatan gantung senilai Rp6 miliar. Kalau juara I mendapat hotmix senilai Rp9 miliar, sedangkan juara III mendapat alat berat senilai Rp2 miliar," sebutnya.
Mengenai pembanguna jembatan gantung, lanjut Lega, sejatinya ada beberpa titik yang diajukan. Misalnya di kawasan Penelokan, lokasi pembanguan Sport Center, hingga Cekeng-Penglipuran.
Baca juga: Proyek Gedung IKM Bangli Senilai Rp6,2 Miliar Gagal Tender
Namun setelah dilakukan kajian oleh tim Kementerian, imbuhnya, lokasi yang dipilih yakni Cekeng- Penglipuran.
"Ada beberapa pertimbangan dalam penentuan lokasi, di antaranya lahan untuk lokasi jembatan sudah clear, mengingat lahan itu milik desa adat serta masuk kawasan objek wisata. Selain itu ada kelompok masyarakat yang nantinya akan terlibat dalam perawatan aset tersebut," kata Lega.
Baca juga: Saat Nyepi 2023, Umat Muslim di Bangli Bali Dalam Radius 200 Meter Boleh Salat Tarawih di Masjid
Kabid asal Desa Manikliyu, Kecamatan Kintamani ini menambahkan, petugas dari Satker pusat telah turun ke lokasi pembanguanan jembatan.
Dari kajian sementara, panjang bentang jembatan sekitar 80-120 meter.
"Kegiatan nanti di tender di pusat, kita di daerah tinggal terima jembatan yang sudah jadi. Sesuai jadwal, pembanguan jembatan gantung dilaksanakan tahun ini," pungkasnya. (*)
Berita lainnya di Berita Bangli
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.