Berita Denpasar

Pasar Murah Jelang Hari Raya, BI BALI: Wujud Penekan Inflasi

Pemerintah Kota Denpasar bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar mengadakan Pasar Murah

Penulis: Arini Valentya Chusni | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Arini Valentya Chusni
Pelaksanaan Pasar Murah ini sebagai upaya pengendalian inflasi bisa diwujudkan dengan menggandeng Bank Indonesia Provinsi Bali, Perumda Pasar Sewakadarma dan juga Bulog serta sejumlah distributor - Pasar Murah Jelang Hari Raya, BI BALI: Wujud Penekan Inflasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, Pemerintah Kota Denpasar bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar mengadakan Pasar Murah bertepat di halaman Mushola Baitul Mu’miniin BKDI, Panjer, Denpasar, Bali, Rabu 15 Maret 2023.

Pasar Murah ini merupakan salah satu langkah yang ditempuh Pemkot Denpasar untuk terus menekan laju inflasi.

Hadir pula untuk meninjau langsung pelaksanaan Pasar Murah yakni Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara serta Kepala Disperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari.

Tampak hadir pula, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali, Trisno Nugroho.

Baca juga: Pemkab Bangli Mulai Laksanakan Pasar Murah, Dilaksanakan 30 Kali Selama 3 Bulan

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Trisno Nugroho mengungkapkan apresiasinya atas pelaksanaan Pasar Murah ini, sebagai langkah nyata Pemkot Denpasar mengendalikan laju inflasi.

Trisno Nugroho mengatakan pihak BI sangat mendukung segala usaha yang dilakukan untuk menekan laju inflasi di tengah masyarakat, salah satunya melalui program penanaman cabai yang menggandeng banyak pihak, termasuk Pemkot Denpasar.

“Pasar Murah seperti ini menghadirkan harga yang lebih murah dibanding pasaran karena kita langsung membelinya dari pemasok atau distributor. Untuk itu, pelaksanaan Pasar Murah ini kita harapkan bisa digelar sesering mungkin,” katanya.

Beberapa komoditas pangan pokok dijajakan di Pasar Murah ini dengan ragam variasi harga.

Antara lain, bawang merah dengan harga Rp 27 ribu, bawang putih harga Rp 28 ribu, cabai rawit harga Rp 67 ribu, dan juga cabai merah besar Rp 28 ribu.

Dan juga kebutuhan sembilan pokok seperti beras, minyak goreng, telur dan juga kebutuhan lainnya.

“Selain penanaman cabai, sebagai bentuk dukungan, hari ini kami juga memberikan 1.000 kupon potongan harga senilai Rp 5 ribu, bagi warga yang berbelanja di Pasar Murah ini dengan menggunakan QRIS. Kami berharap, antusiasme warga dapat meningkat berbelanja di sini,” imbuh Trisno.

Wali Kota Jaya Negara mengemukakan, pelaksanaan Pasar Murah ini sebagai upaya pengendalian inflasi bisa diwujudkan dengan menggandeng Bank Indonesia Provinsi Bali, Perumda Pasar Sewakadarma dan juga Bulog serta sejumlah distributor.(*)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved