Berita Bali
Polresta Denpasar Bersama Satgas Pangan Cek Harga Sembako di Pasar Badung Jelang Nyepi 2023
Pengecekan ini dilakukan dalam rangka menjelang hari raya Nyepi, Tahun Baru Caka 1945 dan Bulan Ramadhan 1 Syawal 1444 H.
Penulis: Putu Honey Dharma Putri W | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Satgas Pangan Polresta Denpasar, bersama Dinas Perikanan dan ketahanan pangan Kota Denpasar, melakukan monitoring dan pengecekan harga kebutuhan pokok khususnya sembako di Pasar Badung pada Senin, 20 Maret 2023.
Pengecekan ini dilakukan dalam rangka menjelang hari raya Nyepi, Tahun Baru Caka 1945 dan Bulan Ramadhan 1 Syawal 1444 H.
Dan pengecekan ini untuk memastikan semua harga sembako stabil.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Plt Kasat Reskrim Polresta Denpasar, AKP Wiastu Andre bersama Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar.
Terpantau harga kebutuhan pokok per hari ini, di Pasar Badung untuk beras premium dibanderol Rp 13.500, beras medium Rp 12.500, beras Bulog Rp 8.300, gula pasir Rp 14.000, bawang merah Rp 30.000, bawang putih Rp 30.000, cabai kecil Rp 70.000, cabai besar Rp 30.000, minyak goreng kemasan Rp 18.000, minyak curah Rp 16.000, daging babi Rp 85.000, daging ayam Rp 33.000, daging sapi Rp 120.000 dan telur Rp 27.200.
Baca juga: BMKG Sebut Puncak Musim Kemarau di Bali Tahun Ini Akan Terjadi Periode Juni-Juli
Baca juga: Desa Adat Kuta Akan Libatkan Wisatawan Sebagai Juri Dalam Lomba Ogoh-Ogoh

Usai melakukan pengecekan, AKP Andre, mengatakan bahwa Satgas Pangan melakukan monitor dan mengawasi suplai bahan pokok ini, sesuai dengan arahan Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas.
"Bapak Kapolresta Denpasar meminta untuk melakukan pengawasan maksimal. Kita melakukan upaya penegakan hukum bagi pelanggar, misalnya menahan distribusi atau menaikan harga dengan ketetapan pemerintah. Saya mengajak para pelaku pasar untuk tidak nakal dan merugikan masyarakat," jelas AKP Wiastu Andre.
Ditambahkan, sampai saat ini semua harga dan stok pangan masih stabil.
Dan Polresta Denpasar terus melakukan pemantauan dan setiap minggu, Polresta Denpasar melakukan evaluasi dan di mabes setiap bulan sekali.
"Kegiatan hari ini dalam rangka untuk mencegah permainan harga dan lainnya. Kami dari kepolisian serius memerhatikan ini karena bisanya harga pangan selalu naik setiap hari besar keagamaan. Jangan sampai tak terkendali, makanya kami melakukan pengawasan," tuturnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Drh. Ida Bagus Mayun Suryawangsa, menyampaikan bahwa saat ini harga bahan kebutuha pokok menjelang Nyepi dan bulan pulas masih stabil.
Bahan pokok yang berfluktuasi adalah cabai, bawang, dan tomat. Sedangkan yang lain masih stabil. Dirinya mengaku ada kenaikan harga, tetapi sedikit, tidak lebih dari 5 persen.
"Stok setiap hari kita pantau. Sampai saat ini stok aman. Ketersediaan bahan pokok maupun bahan pangan strategis mencukupi kebutuhan.
Kita sudah melakukan berbagai upaya agar stabil. Misalnya pasar murah dan operasi pangan dalam rangka pengendalian harga pangan," tuturnya. (*)
IESR dan Pemprov Bali Resmikan Empat PLTS di Tiga Desa, Total Kapasitas 15,37 kWp |
![]() |
---|
BERKAS 22 Tersangka Kasus Penganiayaan Prada Lucky Diserahkan ke Oditurat Militer |
![]() |
---|
MEMANAS! Massa Aksi di Polda Bali Tidak Kondusif, Lempari Batu dan Merusak Fasilitas |
![]() |
---|
Di Tengah Wacana Pelarangan Vape di Indonesia, Polda Bali Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba |
![]() |
---|
4 Nyawa Melayang Dalam Gejolak Demonstrasi, Polda Bali Ajak Jaga Kondusifitas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.