Berita Bangli
33 Orang Dilarikan ke RSU Bangli Saat Nyepi, 14 Orang Jalani Rawat Inap
RSU Bangli mendapat kunjungan 33 pasien selama hari raya Nyepi, Rabu (22/3/2023).
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - RSU Bangli mendapat kunjungan 33 pasien selama hari raya Nyepi, Rabu (22/3/2023).
Dari jumlah tersebut, 14 pasien diantaranya harus menjalani rawat inap.
Hal ini diungkapkan Kasubag Hukum, Humas dan Pemasaran RSU Bangli, Sang Kompyang Arie Wijaya, Kamis (23/3/2023).
Baca juga: Jelang Pengrupukan Hari Raya Nyepi 2023, DLH Bangli Gencar Lakukan Pemangkasan Pohon Perindang
Dijelaskan, RSU Bangli tetap memberikan pelayanan pada pasien selama rangkaian Nyepi.
Yakni mulai dari pengrupukan, Selasa (21/3/2023) malam, hingga Ngembak Geni, Kamis (23/3/2023).
Khususnya pada hari Nyepi, lanjut dia, tercatat ada 33 pasien yang dilarikan ke IGD RSU Bangli. Kebanyakan mengeluhkan demam dan diare.
Baca juga: Jelang Pengrupukan Hari Raya Nyepi 2023, DLH Bangli Gencar Lakukan Pemangkasan Pohon Perindang
"Namun dari jumlah tersebut hanya 14 orang yang selanjutnya menjalani rawat inap. Sisanya diperbolehkan pulang," jelasnya.
Sang Kompyang mengatakan, rujukan pasien ke RSU Bangli di tengah Nyepi, melibatkan pecalang setempat.
Pihaknya menegaskan hal ini diperbolehkan karena berkaitan dengan kondisi gawat darurat.
Baca juga: RSU dan Puskesmas Tetap Buka Saat Nyepi, Dinkes Bangli Tugaskan 155 Tenaga Medis dan Non Medis
Dikatakan pula, sejak malam pengrupukan hingga saat hari Nyepi, RSU Bangli mendapat total kunjungan tujuh ibu hamil.
Tiga di antaranya kunjungan saat malam pengrupukan, dan empat sisanya saat Nyepi.
Dari total tujuh kunjungan itu, lanjut Sang Kompyang, dua ibu hamil melahirkan secara normal.
"Keduanya melahirkan berbeda hari. Yang satu saat pengrupukan, dan satunya saat Nyepi," tandasnya. (*)
Berita lainnya di Berita Bangli
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.