Berita Gianyar

Usai Hari Raya Nyepi, Harga Kebutuhan Pokok Mulai Turun di Gianyar

sejumlah kebutuhan dapur pun telah kembali turun harga per kilogramnya, meskipun belum sepenuhnya.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN BALI/ Wayan Eri Gunarta
Pemkab Gianyar menggelar pasar murah sebelum perayaan Nyepi 1945 yang jatuh pada Rabu 22 Maret 2023 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Perayaan Hari Raya Nyepi telah berakhir pada, Kamis 23 Maret 2023 dengan perayaan Ngembak Geni.

Pada Jumat 24 Maret 2023 ini, aktivitas telah kembali seperti biasa, yakni siswa susah kembali ke sekolah, dan pegawai pemerintahan telah kembali bekerja.

Selain itu, sejumlah kebutuhan dapur pun telah kembali turun harga per kilogramnya, meskipun belum sepenuhnya.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gianyar, beberapa harga yang turun per Jumat ini, di antaranya, cabai rawit merah dari Rp 85 ribu menjadi Rp 80 ribu.

Kacang panjang dari Rp 15 ribu menjadi Rp 10 ribu, buncis dari Rp 10 ribu menjadi Rp 8.000, daging ayam ras dari Rp 35 ribu menjadi Rp 34 ribu.

Selanjutnya ada bunga mitir yang awalnya Rp 20 ribu per kilogram kini menjadi Rp 14 ribu.

Dan, harga yang mengalami penurunan secara drastis adalah bunga pacar yang sempat menyentuh angka Rp 24 ribu per kologramnya, kini hanya bertahan di harga Rp 10 ribu. 

Kepala Disperindag Gianyar, Luh Gede Eka Suary membenarkan data tersebut. Kata dia, usai perayaan Nyepi, sejumlah harga mengalami penurunan.

Namun yang paling drastis penurunannya adalah bunga-bungaan. Sebab hanya digunakaan saat upacara.

Baca juga: Rental Mobil Bali, Daihatsu Ayla Lepas Kunci Murah Rp 200 Ribu, Kapasitas 4 Penumpang

Terlebih lagi banyak petani gagal panen, karena cuaca ektrime.

"Dulu pacah harganya tinggi, karena kebutuhan banyak, stok terbatas karena banyak bunga pacah rusak karena hujan. Tapi sekarang harganya telah turun jauh. Dari Rp 24 ribu sekarang hanya Rp 10 ribu per kilogramnya," kata Eka.

Namun demikian, beberapa harga kebutuhan pokok masih bertahan di harga tinggi.

Di antaranya, beras yang lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET).

Seperti beras lokal harga HET Rp 9.500 per kilogram, di pasaran harganya Rp 12 ribu.

Juga ada beras premium yang harga HET di angka Rp 12.800, di pasaran dijual Ro 13 ribu, lalu ada gula pasir yang harga HET nya di angka Rp 12.500, di pasaran dijual Rp13ribu.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved