Berita Bali

Pemesan Tiket Mudik Mulai Naik, Organda Bali Siapkan 245 Bus AKAP Angkut Pemudik

Ketua DPD Organda Bali: pemesanan tiket mudik masih kisaran normal, namun tujuan tertinggi pergerakan pemudik sudah mulai terlihat.

Penulis: Arini Valentya Chusni | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Ilustrasi mudik - Pemesan Tiket Mudik Mulai Naik, Organda Bali Siapkan 245 Bus AKAP Angkut Pemudik 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pasca pandemi Covid-19 dan tidak berlaku lagi pembatasan mudik, Organisasi Angkatan Darat (Organda) Bali menyambut baik Lebaran tahun 2023.

Jumlah pemesan tiket mudik dari Bali ke beberapa tujuan mulai meningkat.

Ketua DPD Organda Bali, Ketut Eddy Dharma Putra mengatakan, pemesanan tiket mudik masih kisaran normal, namun tujuan tertinggi pergerakan pemudik sudah mulai terlihat.

Untuk keberangkatan, wilayah dominasi yakni Jawa Timur, kemudian diikuti tujuan Jawa Tengah.

Baca juga: Kapolda Minta Personel Pantau Arus Lalu Lintas, Arus Mudik & Balik Nataru Diprediksi Meningkat Jauh

“Jadi pada puncak acara kan mulainya (tanggal) 22, 23, per tanggal 19 (April) akan mulai terjadi lonjakan. Apalagi tahun ini cuti Lebaran dimajukan,” kata Eddy kepada Tribun Bali, Sabtu 1 April 2023.

Untuk itu, Eddy sudah mengimbau anggota Organda agar mulai mendata bus-bus regular serta bus cadangan yang akan dioperasikan.

"Ada sekitar 245 unit armada Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang berangkat dari dan ke Terminal Mengwi Badung. Apabila dilihat ada lonjakan mudik, maka akan disiapkan bus cadangan, kalaupun nanti bus pariwisata kami perbantukan," tambah Eddy.

Tarif perjalanan sendiri, menurut Eddy, berlaku dua jenis. Tarif ekonomi oleh pemerintah dan tarif nonekonomi ditentukan oleh stakeholder. Penentuan harga oleh stakeholder ini bergantung pada jumlah seater (tempat duduk) pada bus, mulai dari 35 seat, 30 seat, maupun 28 seat.

Begitu juga tingkat kenyamanan yang diberikan oleh perusahaan tentunya juga mempengaruhi tarif jual.

Terlebih saat ini, kendaraan yang ditawarkan beragam, mulai dari kelas eksekutif, silver class, hingga sultan class.

Pihaknya berharap, dengan pulihnya mobilitas masyarakat, ekonomi Bali juga turut positif.

“Untuk melihat antusias pemudik, biasanya baru terlihat h-10 Lebaran. H-10 mulai terlihat berapa pemesan. Sekarang masih terbilang normal,” kata Eddy.

Sementara itu, maskapai Super Air Jet telah mendatangkan pesawat ke-50 yang sudah mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta langsung dari Istanbul Turki, Jumat 31 Maret 2023.

Kedatangan pesawat Airbus 320 ke-50 dilakukan dalam rangka mempersiapkan musim ramai Lebaran, yang merupakan salah satu musim tersibuk dalam industri penerbangan di Indonesia.

Pesawat Airbus 320-200 beregistrasi PK-STA diterbangkan oleh tim delivery Super Air Jet di bawah pimpinan Capt. Rismanto Wadiahadi bersama Capt. Fanzal Asri, Kopilot (First Officer) Hermawan Aryo dan 2 orang engineer, Dedy Maryadi dan Yasin Calin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved