Berita Buleleng
Satgas Ketahanan Pangan Buleleng Optimistis Pasokan dan Harga Pangan Stabil hingga Lebaran
Tim Satgas Ketahanan Pangan Buleleng optimistis pasokan dan harga pangan aman jelang bahkan hingga sesudah Lebaran.
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Tim Satgas Ketahanan Pangan Buleleng optimistis pasokan dan harga pangan aman jelang bahkan hingga sesudah Lebaran.
Kepastian ini muncul sebab tim rutin melakukan sidak dua kali dalam seminggu ke pasar dan distributor yang ada di Buleleng.
Sekretaris II Tim Satgas Ketahanan Pangan Buleleng, I Gede Putra Aryana pada Minggu 9 April 2023 mengatakan, dari sidak itu ketersediaan pangan dan harga komoditas seperti beras, cabai dan minyak goreng masih relatif stabil.
Baca juga: Baru 59 Desa Adat di Buleleng Bali Tuntas Buat Perarem Rabies
Di mana untuk beras saat ini ketersediaannya 771 ton dengan kisaran harga Rp12 ribu hingga Rp14 ribu per kilogram.
Sementara cabai rawit ketersediaannya 8,99 ton dengan harga di pasaran Rp24 ribu per kilogram.
Sedangkan minyak goreng kemasan ketersediaannya saat ini sebanyak 234,21 ton dengan harga di pasaran Rp18 ribu per liter.
"Astungkara ketersediaan pangan dan harga komoditas stabil bahkan kami prediksi hingga sesudah Lebaran nanti. Memang ada salah satu distributor minyak goreng yang kehabisan stok."
Baca juga: Dewan Buleleng Janji Sampaikan Aspirasi Tenaga Honorer ke Kemenpan RB
"Namun di beberapa distributor lain stoknya masih aman. Sudah kami antisipasi jadi tidak perlu dikhawatirkan," jelasnya.
Pria yang juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng ini juga menyebut dalam memantau ketersediaan pangan, pihaknya juga mengerahkan Tim Analis Pangan untuk memantau kenaikan harga maupun kelangkaan komoditas setiap hari.
Selama Idul Fitri ini, ia pun meminta kepada seluruh masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan.
Baca juga: BPTD Padang Bai Karangasem Bali Operasikan 19 Unit Ferry Saat Arus Mudik Lebaran 2023
Selain itu ia juga meminta kepada masyarakat untuk tidak segan-segan melaporkan kepada petugas apabila menemukan ada oknum-oknum yang sengaja menimbun komoditas.
Sebab tindakan tersebut dapat menyebabkan kelangkaan pangan yang berimbas pada terjadinya lonjakan harga.
"Kami minta masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mengawasi. Apabila menemukan ada oknum yang menimbun komoditi, agar segera dilaporkan," katanya.
Baca juga: Dewan Buleleng Janji Sampaikan Aspirasi Tenaga Honorer ke Kemenpan RB
Selain rutin menggelar sidak, Perumda Swatantra dan Perumda Pasar Argha Nayottama Buleleng juga telah ditugaskan untuk membuka gerai pasar murah di i Pasar Anyar dan Banyuasri.
Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan. (*)
Berita lainnya di Berita Buleleng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Tim-Satgas-Ketahanan-Pangan-Buleleng-saat-menggelar-sidak-pangan.jpg)