Pemilu 2024

Ratnadi Kehilangan 1.996 Suara di Tampak Siring, Fokus Garap Blahbatuh Dalam Pileg 2024

Ratnadi Kehilangan 1.996 Suara di Tampaksiring, Fokus Garap Blahbatuh Dalam Pileg 2024

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN BALI/ Wayan Eri Gunarta
Ni Made Ratnadi, merupakan srikandi PDIP asal Banjar/Desa Buruwan, Blahbatuh, Gianyar, Bali, 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Ni Made Ratnadi, merupakan srikandi PDIP asal Banjar/Desa Buruwan, Blahbatuh, Gianyar, Bali, yang juga peraih suara tertinggi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) Gianyar 2019-2024, dengan total suara 13.947.

Suara tersebut merupakan akumulasi dari pemilih di Kecamatan Blahbatuh dan Kecamatan Tampaksiring.

Sebab pada waktu Pileg tersebut, kedua kecamatan ini masih tergabung menjadi satu daerah pemilihan (Dapil).

Sementara pada Pileg Gianyar 2024, kedua kecamatan ini pun akan sama-sama menjadi Dapil.

Ratnadi yang telah memastikan diri akan kembali bertarung di Pileg Gianyar lewat Dapil Blahbatuh, tentunya kehilangan suara di Dapil Tampaksiring.

Ditemui di sekretariat DPRD Gianyar, Jumat 28 April 2023, Ni Made Ratnadi membenarkan bahwa dirinya kembali akan berlaga di Pileg Gianyar alias tidak naik ke DPRD Bali.

Sebagai warga Blahbatuh, iapun memilih untuk maju dari Dapil Blahbatuh.

Karena itu, iapun harus rela melepas suaranya di Tampaksiring.

"Dalam Pileg kemarin, dari hampir 14 ribu suara, di Tampaksiring tidak banyak, hanya 1.996 sura. Namun kehilangan tersebut, saya rasa tidak berpengaruh signifikan. Sebab kami masih punya lahan yang lebih luas di Blahbatuh," ujar Ketua Komisi IV DPRD Gianyar itu.

Dalam hitungan tematik, Ratnadi hanya cukup mempertahankan pemilihnya untuk memenangkan Pemilu 2024 nanti.

Namun Ratnadi rupanya tidak berpikiran tersebut. Ia menegaskan, tetap membangun basis-basis suara baru.

Hanya saja, ia menegaskan, dirinya tidak masuk ke kawasan yang sudah 'merah' atau telah dipegang oleh sesama kader PDIP.

"Kami di partai PDIP sangat terarah dan kondusif. Tidak ada saling serobot. Karena partai kami telah membuat mekanisme dalam bergerak di bawah. Kita hanya memerahkan yang belum merah,"

"Kita gotong royong. Kalau sudah teman yang garap, yang lain cari yang lain. Ini atas arahan pimpinan DPC kita. Kalau saling serobot antar teman kan yang rugi PDIP. Karena hal itu sama saja tak mempu membesarkan partai. Jika mampu memerahkan warna lain kan, kita bisa memaksimalkan kinerja partai. Karena itu, terkait suara, saya tetap kerja maksimal," ujar Ratnadi.

Ratnadi mengatakan, sejauh ini ia belum merasakan persaingan berat dari kader-kader pantai lain. Bahkan, iapun menilai partai lain belum ada pergerakan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved