Berita Tabanan

Ini Asal Usul Nama Tabanan dan Singasana Yang Akan Jadi Nama Ibu Kota

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan menyetujui nama ibu kota Tabanan, menjadi Singasana.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Fenty Lilian Ariani
I Made Prasetya
Suasana areal depan Taman Kota Tabanan di sore hari. 

Gelar dinasti singasana kemudian diteruskan oleh keturunan Siràrya Ngurah Tabanan, mulai dari putra Siràrya Ngurah Langwang Prabu Singasana, yakni Sang Natheng Singasana, yang juga dijuluki Prabu Winaluwan atau Bhatara Mur Makules; Da Gusti Nisweng Panida Prabu Singasana; Ki Gusti Alit Dauh alias Sri Magadasakti Ratu Singasana; Da Cokorda Tabanan, Ratu Singasana atau Bhatara Lepas Pamade; Da Cokorda Ngurah Sekar Ratu Singasana; Da Cokorda Ngurah Made Rai Ratu Singasana; Da Cokorda Panebel, Da Cokorda Rai Ratu Singasana; Bhatara Cokorda Sirarya Ngurah Agung Anglurah Tabanan, Raja Singasana alias Bhatara Ngluhur (Tim Penyusun Sejarah Tabanan, 2010:146).

Ketua Komisi I DPRD Tabanan, I Putu Eka Putra Nurcahyadi perubahan nama ibu kota Tabanan yang baru, Singasana, akan disahkan dalam bentuk peraturan pemerintah (PP).

Itu memang sesuai dengan usulan atau rekomendasi yang diberikan pihaknya bersamaan dengan 100 komponen masyarakat lainnya.

Kemudian, rekomendasi DPRD Tabanan akan dijadikan sebagai bahan usulan ke Depdagri. 

Untuk wilayah ibu kota Singasana meliputi tiga desa dinas di Kecamatan Tabanan saat ini.

Yakni Desa Dajan Peken, Dauh Peken, Delod Peken, dan perbatasannya Tukad Yeh Panahan.

“Nanti wilayahnya di Desa Dajan Peken, Dauh Peken, Delod Peken dan perbatasannya di Tukad Yeh Panahan,” ucapnya beberapa hari lalu.

Sebelumnya, Komisi I DPRD Tabanan dan Pemkab setempat kembali menggelar rapat kerja untuk membahas rekomendasi perubahan nama ibu kota Tabanan.

Perubahan nama ibu kota Tabanan yang baru, Singasana, diharapkan Eka Nurcahyadi, nantinya akan lebih diperkenalkan lagi ke masyarakat, khususnya dari sisi kesejarahan.

"Dalam setiap agenda-agenda pemda sehingga masyarakat memahami ini spiritnya perubahan nama ibu kota," bebernya. (*).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved