Pemilu 2024

Pendaftaran Calon Komisioner KPU Bali Masuki Hari ke-5, 111 Orang Telah Buat Akun SIAKBA

Hal tersebut disampaikan oleh anggota timsel calon komisioner KPU Bali, I Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, saat dihubungi Tribun Bali pada Jumat 1

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Ida Bagus Putu Mahendra/Tribun Bali
I Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa saat ditemui Tribun Bali dalam sebuah acara beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Animo masyarakat Bali guna menjadi penyelenggara Pemilu, yang dalam hal ini komisioner KPU Bali nampaknya cukup tinggi.

Pasalnya, ratusan orang telah membuat akun di Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA) pada hari kelima pendaftaran, Jumat 19 Mei 2023.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota timsel calon komisioner KPU Bali, I Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, saat dihubungi Tribun Bali pada Jumat 19 Mei 2023.

Lanang Perbawa mengatakan, sebanyak 111 orang telah membuat akun di SIAKBA, aplikasi yang nantinya digunakan selama seleksi calon komisioner KPU Bali periode 2023-2028 itu.

“Sampai hari ini yang sudah buat akun 111 orang,” ungkap Lanang Perbawa kepada Tribun Bali.

Kendati 111 orang telah membuat akun SIAKBA, Lanang Perbawa yang juga merupakan mantan komisioner KPU Bali itu mengungkapkan, baru 1 orang yang telah submit data di SIAKBA.

Baca juga: JAIL! Baliho Bacaleg Diusilin Orang Tak Dikenal di Karangasem, Salah Satunya Dibuat Seperti Merokok

Baca juga: Nengah Senantara Hingga Tutik Kusuma Wardhani Masih Bertengger di Bursa Bacaleg DPR RI Dari NasDem

I Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa saat ditemui Tribun Bali dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.
I Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa saat ditemui Tribun Bali dalam sebuah acara beberapa waktu lalu. (Ida Bagus Putu Mahendra/Tribun Bali)

Namun, orang tersebut belum menyampaikan berkas pendaftaran. Sehingga, dapat dikatakan belum melakukan pendaftaran.

Artinya, hingga saat ini belum ada satupun masyarakat yang mendaftarkan diri secara pasti guna mengikuti seleksi calon Komisioner KPU Bali.

“1 orang sudah submit di SIAKBA, tapi belum menyampaikan berkas. Sehingga bisa dikatakan belum melakukan pendaftaran. Jadi belum ada pendaftaran masuk,” jelas Lanang Perbawa.

Sementara itu, dari 111 orang yang membuat akun SIAKBA, sebanyak 31 orang berusia di atas 35 tahun.

 

Menanggapi belum adanya masyarakat umum maupun penyelenggara yang mendaftar, Lanang Perbawa memandang hal tersebut terjadi lantaran menunggu hari baik.

 

“Saya yakin teman-teman kabupaten/kota (KPU) kan belum ni. Mungkin mencari hari baik,” pandangnya.

 

Disinggung soal nilai tambah bagi para penyelenggara Pemilu yang ikut mendaftar, Lanang Perbawa mengatakan, hal tersebut tentunya menjadi salah satu pertimbangan.

 

Pasalnya para penyelenggara Pemilu memiliki pengalaman dan pengetahuan yang lebih soal kepememiluan.

 

“Nggih (iya) ada penilaian skor pendidikan, pengalaman, tulisan tentang kepemiluan,” ungkapnya.

 

Di akhir, ia mengimbau agar masyarakat yang memiliki keinginan dan kapasitas yang sesuai agar mendaftarkan diri ke Timsel guna mengikuti seleksi calon Komisioner KPU Bali periode 2023-2028.

 

Bagi Lanang Perbawa, menjadi Komisioner KPU Bali salah satu wujud pengabdian kepada bangsa dan negara.

 

“Kita berharap masyarakat yang punya keinginan dan punya kapasitas sebagai penyelenggara, kita berharap untuk bisa mendaftar, mengabdi kepada bangsa dan negara untuk menjadi KPU Bali,” pungkas anggota timsel calon Komisioner KPU Bali, I Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa. (*)

 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved