Breaking News
Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Biome Beauty Ubah Microbiome Jadi Friendly Skincare Untuk Kulit Sehat

Biome Beauty ubah Microbiome jadi Friendly Skincare untuk kulit sehat.

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Kartika Viktriani
Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
Pengenalan produk Biome Beauty, Microbiome Friendly Skincare pertama di Indonesia dari Nusantics. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR –  Konsep atau klaim tentang microbiome friendly skincare tengah berkembang pesat di Indonesia, namun di saat yang sama muncul juga pertanyaan tentang bukti apa yang mendukung klaim tersebut dan bagaimana sebuah skincare dapat dikatakan microbiome friendly.

Salah satu perusahaan bioteknologi berbasis teknologi genomics menghadirkan Biome Beauty, Microbiome Friendly Skincare pertama di Indonesia yakni Nusantics

Produk skincare baru dapat disebut microbiome friendly jika formula atau kandungannya tidak mengganggu keberadaan microbiome kulit dan ramah bagi lingkungan.

Biome Beauty sendiri telah diuji secara in vivo atau pengujian dengan parameter microbiome langsung di kulit manusia yang merupakan gold standard uji klinis yang terbukti merupakan elemen penting yang mampu menjaga keseimbangan microbiome di kulit.

Microbiome yang kita kenal sebagai virus, jamur, bakteri, dan archaea sering dianggap sebagai sumber penyakit, padahal keberagaman dan keseimbangan microbiome di tubuh manusia justru memiliki peran penting bagi imunitas. Begitupun saat microbiome kulit tidak seimbang, maka akan timbul masalah kulit seperti jerawat, beruntusan, break out, kusam, warna kulit tidak rata, dan berbagai masalah kulit lainnya.

“Microbiome perlu dijaga keseimbangannya, sebab perannya sangat penting untuk kesehatan kulit. Microbiome kulit yang seimbang mampu menjaga dan memperkuat skin barrier, melindungi kulit dan membantu menjaga kulit terhadap virus dan bakteri berbahaya,” jelas, Dokter Spesialis Kulit, Dr dr Eka Ciptasari SpKK, FINSDV pada, Jumat 2 Mei 2023. 

Jika diibaratkan, lanjut dr. Eka kulit sebagai benteng untuk melindungi tubuh, microbiome adalah tentara tentara yang menjaga benteng tersebut. Banyak hal yang dapat menyebabkan microbiome tidak seimbang, mulai dari faktor dalam seperti genetik, penyakit tertentu dan sebagainya. 

Ataupun faktor luar seperti pola makan, pola tidur, gaya hidup, kebiasaan merokok dan sebagainya.

Baca juga: Pertama di Indonesia, CGBio Membuka Klinik Medikal Estetik, NULOOK di Bali

Salah satu cara yang dapat dilakukan ketika microbiome tidak seimbang adalah dengan menggunakan skincare yang ramah untuk microbiome kulit dan menghindari penggunaan rangkaian produk skin care yang berlebihan dengan berbagai bahan aktif didalamnya yang justru menyebabkan ketidakseimbangan microbiome, meningkatkan risiko sensitivitas kulit, serta membuat kulit menjadi stress. 

“Salah satu rangkaian skincare dasar yang penting adalah penggunaan pelembab atau essence untuk menjaga hidrasi kulit, terutama ketika kulit sering terekspos sinar matahari berlebih dan produk yang mengandung bahan aktif seperti AHA BHA atau bahan eksfoliasi lainnya yang dapat menjadi stressor pada kulit dan melemahkan lapisan pelindung kulit,” imbuhnya. 

Keberagaman dan keseimbangan microbiome-lah yang akan menghasilkan kulit sehat.

Tentunya ini dianggap solusi untuk masalah kulit kebanyakan orang Indonesia yang terjadi akibat terganggunya keseimbangan microbiome kulit, dengan menggunakan bahan-bahan alami dan efektif, serta teruji secara ilmiah.

Sementara itu, Senior Brand Specialist Biome Beauty, Elisa Frederica mengatakan Biome Beauty hadir juga untuk solusi masalah kulit bagi banyak orang baik remaja hingga dewasa dalam mengembalikan kesehatan kulitnya, terkhusus di Bali di mana paparan sinar matahari sangat intens dengan cuaca panas yang dapat mengganggu keseimbangan alami kulit dan menimbulkan berbagai masalah kulit seperti sunburn, iritasi, bahkan breakout atau bruntusan. 

“Berdasarkan hasil riset Nusantics, munculnya masalah kulit merupakan indikator bahwa microbiome kulit sedang tidak seimbang. Kulit berjerawat akibat didominasi oleh jamur (biasanya memiliki karakter jerawat kecil atau bruntusan) memiliki solusi yang berbeda dengan kulit berjerawat akibat didominasi bakteri. Biome Beauty akan menjadi jawaban dari permasalahan tersebut dengan menjadi skincare yang dipersonalisasi dengan kondisi microbiome kulit untuk mencapai kulit sehat bebas masalah,” kata, Frederica. 

Produk Biome Beauty yang menjadi unggulan adalah Biome Treatment Essence dan Biome Essence Spray.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved