Berita Buleleng
Begal Payudara Meresahkan di Seririt! Pelaku Incar Cewek Berkendara Sendiri Malam Hari
Pelecehan seksual dada perempuan atau yang dikenal dengan kejahatan begal payudara, dialami oleh PS (22), Minggu (4/6/2023) sekitar pukul 20.00 Wita.
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Dua kali sudah aksi pelecehan seksual dada perempuan (begal payudara), terjadi di wilayah Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali, dalam sepekan terakhir.
Polisi meminta para perempuan waspada saat berkendara malam hari.
Pelecehan seksual dada perempuan atau yang dikenal dengan kejahatan begal payudara, dialami oleh PS (22), Minggu (4/6/2023) sekitar pukul 20.00 Wita.
Malam itu, ia mengendarai sepeda motor sendirian melintasi jalan Banjar Dinas Tegalenga, Desa Kalisada, Kecamatan Seririt.
Tanpa ia sadari datang pria mengendarai sepeda motor, menggunakan jaket hitam dan helm.
Pria tersebut langsung memegang payudara sebelah kiri korban. Akibat perbuatan itu, korban terkejut dan jatuh dari sepeda motornya.
Baca juga: Bawang Merah Penyumbang Tertinggi Inflasi Bulan Mei
Baca juga: Gubernur Koster Segera Buat Perda Larangan Mendaki Gunung di Bali, Ini Alasannya!
Baca juga: Kasus Pengeroyokan Pembacokan Pria di Dentim Oleh Remaja SMP Jadi Perhatian Kadisdik Denpasar
"Korban mengalami luka-luka pada bagian lutut, dahinya juga terbentur. Korban tidak sempat melihat pelat kendaraan pelaku. Saat itu jalanan sepi dan gelap, korban memperkirakan pelaku mengendarai motor berwarna hitam atau cokelat," kata AKP Sumarjaya, Senin (5/6).
Sumarjaya mengatakan, Polres Buleleng belum mendapat laporan kasus ini karena korban masih ada di Banyuwangi, Jawa Timur. Namun karena kejadian ini viral di sosial media, polisi pun menanyakan langsung kronologi kejadian kepada korban.
Polisi sudah mengagendakan meminta keterangan setelah korban pulang dari Jawa. "Mungkin sepulang dari Banyuwangi korban akan langsung melapor ke Polres Buleleng," demikian ucap dia.
Sebelum itu atau Sabtu (27/5) malam, seorang perempuan juga mengalami hal serupa. Korban bekerja ke sebuah rumah sakit di Kecamatan Seririt. Pelakunya juga pria dengan ciri-ciri mengendarai motor berwarna hitam. Peristiwa ini terjadi di jalan Desa Rangdu, Kecamatan Seririt.
Sumarjaya mengklaim sudah rutin mengadakan patroli oleh jajaran polsek. Katanya patroli dilakukan sejak pagi hingga malam. Terkait kasus ini, ia menunggu para korban melapor secara resmi agar bisa ditindaklanjuti.
"Saat kejadian korban sendirian, jadi tidak bisa fokus melihat pelaku dan melihat pelat kendaraan pelaku. Kami menunggu kasus ini resmi dilaporkan, sehingga bisa ditindaklanjuti dengan penyelidikan lebih lanjut seperti memeriksa saksi korban dan saksi fakta," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/fbnhnrdzfvwsfw.jpg)