Berita Klungkung

TOSS Centre Akan Dilengkapi Jogging Track, Lahan Seluas 3,9 Hektar Bisa Jadi Tempat Rekreasi

Klungkung mendapat dana dari Pemerintah Pusat untuk mengembangkan TOSS (tempat olah sampah setempat) centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Aktivitas di TOSS Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Klungkung mendapat dana dari Pemerintah Pusat untuk mengembangkan TOSS (tempat olah sampah setempat) centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Klungkung, Bali.

Tempat pengolah sampah seluas 3,9 hektar itu nantinya, bisa jadi tempat rekreasi untuk masyarakat.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung I Ketut Suadnyana mengatakan, proses pengembangan TOSS Centre senilai Rp4,9 Miliar telah dimulai.

Baca juga: Pengembangan TOSS Centre Gema Santi di Klungkung Dianggarkan Rp 4,9 Miliar

Anggaran tersebut didapat dari DID (Dana Insentif Daerah) dari pemerintah pusat.


"Nanti ada pembangunan gedung TOSS. Nanti akan ada pembangunan Gedung C, untuk tempat pengelolaan sampah. Termasuk rehab bangunan," ungkap Ketut Suadnyana, Minggu (4/6/2023).


Menariknya nanti juga akan dibangun jogging track di kawasan TOSS Centre. Sehingga nanti masyarakat bisa berolahraga, sembari melihat proses pengolahan sampah di TOSS Centre. 

Baca juga: Membongkar Jaringan Narkoba Besar di Klungkung, 3 Tersangka Kompak Mengaku Tak Tahu Beli dari Siapa


"Nanti kami juga buat tempat rekreasi, seperti penambahan fasilitas jogging track. Jadi nanti masyarakat bisa berolahraga, sambil edukasi pengelolaan sampah di TOSS Centre," ungkap Suadnyana.


Pengembangan ini tidak terlepas dari adanya peningkatan jumlah sampah yang masuk TOSS Centre. Saat ini, rata-rata sampah yang dibawa ke TOSS mencapai 17,3 Ton setiap hari.

Baca juga: Bupati Klungkung Nyoman Suwirta Minta Setiap Gigitan Anjing Dapat VAR


"Dengan fasilitas ini, masyarakat bisa semakin dekat dan teredukasi pengelolaan sampah. Kami ingin bagaimana ke depan pengelolaan sampah  berbasis masyarakat yang utama."

"Masyarakat bisa ikut membantu mengelola sampah dari rumah, misal dengan Bangdaus (lubang daur ulang sampah) dan memaksimalkan bank sampah yang ada," jelas Suadnyana. (*)

 

 

Berita lainnya di TOSS Centre

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved