Berita Bali

Habiskan Anggaran 10 Miliar, Ini Alasan PKB XLV Tahun 2023 di Bali Dibuka Oleh Megawati

Habiskan Anggaran 10 Miliar, Ini Alasan PKB XLV Tahun 2023 di Bali Dibuka Oleh Megawati dan Dipastikan Hadir

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Fenty Lilian Ariani
Istimewa
Sekaa Gong Baleganjur Dwi Tunggal Banjar Menesa Puseh Desa Pedungan Denpasar saat melakukan latihan persiapan tampil di PKB 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Presiden RI ke-5 sekaligus Tokoh Nasional, Megawati Soekarnoputri akan membuka PKB XLV Tahun 2023, pada, Sabtu 17 Juni 2023 mendatang di Depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali. 

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Gede Arya Sugiartha mengatakan sejauh ini, Megawati masih terkonfirmasi akan hadiri rangkaian pembukaan PKB. Selain itu ia pun juga menjelaskan mengapa PKB kali ini dibuka oleh Megawati. 

“Karena beliau tokoh nasional dan perhatiannya terhadap Bali luar biasa kan PKB kan memang ajangnya untuk rakyat Bali jadi siapa saja bisa membuka tergantung momentumnya. Kadang-kadang pameran seni kegiatan seni maestro seni pun biasa membuka kan. Apalagi Ibu Megawati tokoh Nasional yang peduli dengan kebudayaan Bali, tidak ada regulasi yang mewajibkan dibuka oleh seseorang, tidak ada siapa saja boleh,” jelasnya pada, Rabu 14 Juni 2023. 

Ia pun mengatakan PKB tahun ini tidak dibuka oleh Presiden RI saat ini karena pastinya Presiden masih sibuk dengan berbagai kegiatan. Secara keseluruhan sebanyak 19 ribu seniman akan mengikuti rangkaian PKB di Tahun 2023.

Untuk PKB kali ini menghabiskan anggaran sebanyak Rp 10 miliar.

Persiapan pembukaan PKB pun sudah rampung hampir 99 persen dan akan diadakan gladi dua hari lagi. 

Sementara untuk evaluasi stand makanan di PKB agar kejadian tahun lalu tak terulang dimana banyak pelanggan yang diduga keracunan usai santap makanan di PKB, saat ini sudah ditangani oleh Dinas Kelautan Perikanan dan Dinas Koperasi Provinsi Bali. 

Baca juga: Pelaksanaan Graduation Untuk Tingkat TK, SD, SMP Dikeluhkan Orang Tua Siswa

“Sudah dikurasi siapa yang akan jualan disana. Tidak ada yang jualan junk food kecuali diluar area. Banjar Kedaton kan banyak juga tuh pedagang kita sudah koordinasi juga dia harus mengikuti aturan kita harus bersih tertib. Kelian Banjar Kedaton dan WR 2 ISI juga sudah dipanggil Pak Gubernur jadi harus bersih dan pengunjung jangan bawa sampah,” kata, dia. 

“Harapannya biar masyarakat senang apresiasi karena sudha tidak covid silahkan datang ke PKB tapi tertib tidak membawa sampah. Jadi penonton membawa sampah dari luar ke taman budaya. Sekarang keempat pintu masuk taman budaya dijaga tidak boleh buang sampah,” tutupnya. (*) 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved