Berita Bali

Menteri PUPR RI Siapkan DIPA Rp 14,6 Triliun Untuk 573 Ruas Jalan Rusak di Indonesia

Setelah jalan rusak di Lampung diviralkan, oleh salah konten kreator yang juga anak muda asal Lampung yakni Bima Yudo Saputro.

 Tribun Bali/ Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono saat menghadiri Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV 2023, Minggu 18 Juni 2023.  

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Setelah jalan rusak di Lampung diviralkan, oleh salah konten kreator yang juga anak muda asal Lampung yakni Bima Yudo Saputro.

Pemerintah mengupayakan perbaikan jalan rusak di beberapa wilayah.

Ketika ditemui saat menghadiri Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV 2023, Minggu 18 Juni 2023, Menteri PUPR, Basuki Hadimoeljono, mengatakan masih banyak jalan rusak di Indonesia

“Di Indonesia banyak sebetulnya (jalan rusak) bukan karena viral tapi sejak Februari karena banyak keluhan masyarakat pada presiden tentang jalan rusak, maka dibuatkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2023 Maret,” jelasnya. 

Baca juga: Prabowo Perintah Kader Yakinkan 30 Orang, Optimistis Menangi Pilpres 2024

Baca juga: AHY: Mbak Puan Seperti Kakak Saya Sendiri, Menerka-nerka Makna Pertemuan Dua Politisi Nasional Ini

Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono saat menghadiri Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV 2023, Minggu 18 Juni 2023. 
Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono saat menghadiri Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV 2023, Minggu 18 Juni 2023.  ( Tribun Bali/ Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami)

Sementara itu total tahun anggaran sebanyak Rp 32,7 triliun, hanya untuk daerah yang jalannya rusak.

Saat ini dikatakan Basuki, sedang dalam tahap pertama disiapkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (Dipa), yang ia usulkan sebanyak Rp 14,6 triliun untuk 573 ruas jalan di Indonesia.

Termasuk di Lampung, Jambi, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa tengah, Banten dan 32 provinsi lainnya.

Ia pun berharap semoga proses perbaikan jalan, akan dimulai pada Juli 2023 mendatang. 

“Faktor jalan rusak banyak kalau di Halmahera bagus, karena tidak ada angkutan berat, NTB relatif lebih bagus jalan daerahnya karena memang juga angkutan beratnya jalan.

Di Sumatera karena banyak sawit dan batubara, kebanyakan jalannya rusak dan jika tidak ada prioritas dari pemerintah daerah itu susah,” imbuhnya. 

Dikatakan Basuki setelah 5 tahun, minimal jalanan harus dipelihara agar tidak rusak parah. Tentu saja ini menjadi catatan untuk pemerintah daerah setempat. 

“kalau Bali pemantapannya sudah 95 lebih jadi relatif bagus kalau Bali (jalanannya),” tutupnya. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved