Berita Bali

Penjara di Karangasem Sudah Penuh! Makin Sesak Setelah Kedatangan Napi Kerobokan

Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Karangasem makin overload. Jumlah narapidana yang menghuni melebihi kapasitas ruangan.

Istimewa
Ilustrasi penjara - Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Karangasem makin overload. Jumlah narapidana yang menghuni melebihi kapasitas ruangan. Lapas yang berkapasitas 149 orang kini dihuni 246 narapidana. Kepala Lapas Kelas IIB Karangasem, Prayitno mengatakan, penjara makin penuh setelah ada perpindahan narapidana dari Lapas Kerobokan. Sebagian besar warga binaan Lapas Kelas IIB Karangasem terlibat kasus narkoba hingga pencurian. 

TRIBUN-BALI.COM - Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Karangasem makin overload. Jumlah narapidana yang menghuni melebihi kapasitas ruangan. Lapas yang berkapasitas 149 orang kini dihuni 246 narapidana.

Kepala Lapas Kelas IIB Karangasem, Prayitno mengatakan, penjara makin penuh setelah ada perpindahan narapidana dari Lapas Kerobokan. Sebagian besar warga binaan Lapas Kelas IIB Karangasem terlibat kasus narkoba hingga pencurian.

"Kapasitas di Lapas Klas IIB sudah overload. Sekarang jumlah penghuni 246, terdiri dari 12 tahanan dan sisanya narapidana. Sedangkan kapasitasnya 149 orang. Sangat penuh. Tidak hanya di Karangasem, beberapa lapas di Indonesia juga sama," kata Prayitno, Minggu (20/8).

Baca juga: CLOSED! Turis Tak Boleh Masuk Selama Piodalan Padudusan Agung Pura Goa Lawah, Bisa Lihat Dari Jaba

Baca juga: Alas Kedaton Ditinggal Kelelawar dan Turis,15 Tahun Lalu Populer, Kini 150 Wisatawan Sehari

Baca juga: 26 Persen Lagi Peken Megah Tuntas, Nanti Warga Bisa Urus Izin di Pasar Semarapura Klungkung 

Ilustrasi - Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Karangasem makin overload. Jumlah narapidana yang menghuni melebihi kapasitas ruangan. Lapas yang berkapasitas 149 orang kini dihuni 246 narapidana.

Kepala Lapas Kelas IIB Karangasem, Prayitno mengatakan, penjara makin penuh setelah ada perpindahan narapidana dari Lapas Kerobokan. Sebagian besar warga binaan Lapas Kelas IIB Karangasem terlibat kasus narkoba hingga pencurian.
Ilustrasi - Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Karangasem makin overload. Jumlah narapidana yang menghuni melebihi kapasitas ruangan. Lapas yang berkapasitas 149 orang kini dihuni 246 narapidana. Kepala Lapas Kelas IIB Karangasem, Prayitno mengatakan, penjara makin penuh setelah ada perpindahan narapidana dari Lapas Kerobokan. Sebagian besar warga binaan Lapas Kelas IIB Karangasem terlibat kasus narkoba hingga pencurian. (Pixabay/Ichigo121212)

Atas kelebihan ini, maka kamar yang biasanya berisi enam orang kini berisi hingga 10 orang. Sedangkan kamar yang berkapasitas besar bahkan sampai 15 orang. Ia mengatakan, ini terpaksa dilakukan agar para napi tersebut bisa terakomodir.

Meski penuh, namun dia mengatakan justru warga binaannya nyaman. "Kamar yang ditempati warga binaan masih layak digunakan. Kamar di lapas masih cukup untuk menampung. Warga binaan masih merasa nyaman," katanya.

Faktor yang membuat penjara penuh karena kasus kriminal terus meningkat. Sedangkan bangunan lapas tetap tidak ada perluasan atau penambahan kamar. "Kami berharap tindak pidana sedikit, biar aman," kata Prayitno.

Lapas Kelas IIB Karangasem telah mengusulkan revitalisasi bangunan tiap tahun ke Kementerian Hukum dan HAM. Namun usulan belum direspons. "Kami beberapa kali mengajukan perbaikan dan revitalisasi bangunan lapas ke pusat, cuma belum ada respons," jelasnya.

Patroli Cahaya Biru

Sementara itu, untuk menekan kasus kriminalitas, Satlantas Polres Tabanan menggelar Patroli Cahaya Biru. Patroli digelar menyasar tempat keramaian dan hiburan malam di seputar Kota Tabanan.

Menggunakan mobil patroli, para anggota berkeliling ke kawasan berpotensi muncul tindak kriminal. “Kami berupaya menangkal segala bentuk tindak kejahatan,” ujar Kasat Pam Obvit Polres Tabanan, Iptu I Ketut Manis.

Polisi menyasar beberapa objek seperti pura, pasar, pertokoan, perumahan penduduk dan tempat tongkrongan anak muda. Ini akan digelar rutin saat malam hari. “Selain menekan kejahatan, kami berupaya memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ungkapnya. (ful/ang)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved