Berita Karangasem
Mulai Kesulitan Air Bersih, 4 Banjar di Seraya Timur Usulkan Bantuan Air ke PMI Karangasem
Seperti beberapa banjar di Seraya Timur, Kecamatan Karangasem. Diantaranya, Banjar Tukad Buah, Banjar Tinjalas, Banjar Bukit Catu, dan Tanah Barak.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Sejumlah warga di Kabupaten Karangasem mulai kesulitan air bersih. Mengingat ada beberapa daerah yang mengusulkan bantuan air bersih.
Seperti beberapa banjar di Seraya Timur, Kecamatan Karangasem. Diantaranya, Banjar Tukad Buah, Banjar Tinjalas, Banjar Bukit Catu, dan Tanah Barak.
Divisi Penanggulangan Bencana, PMI Cabang Karangasem, Agus Dwi Hartono, mengatakan, sampai Senin (21/8/2023), baru ada empat banjar yang usulkan bantuan air bersih. Semua di Seraya Timur.
"Banjar yang kesulitan air mengusulkan bantuan minggu kemarin,"kata Agus Hartono, Senin (21/8/2023).
Baca juga: Pengalihan Arus Lalu Lintas Serangkaian Piodalan Brahma Lelare Patung Bayi Sakah, Ini Tanggalnya
Baca juga: BREAKING NEWS! Penemuan Bayi Perempuan Lengkap Dengan Ari-ari di Saluran Irigasi Yeh Apuh Tabanan
Empat banjar yang mengusulkan bantuan air bersih sudah mulai kesulitan air. PMI Karangasem masih koordinasi di internal dan PMI Provinsi Bali.
PMI Karangasem rencana mengajukan proposal biaya operasional pendistribusian air bersih, dan peminjaman truk tangki. Sehingga pendistribusian air bersih berjalan lancar.
"Kalau permintaan (air bersih) dari desa lainnya, dengan senang hati melayani sesuai kemampuan kami. Pihaknya akan berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial untuk bergerak bersama melayani masyarakat yang membutuhkan. Mungkin akhir Agustus atau awal September pendistribusian air,"janjinya.
Pihaknya tetap berkoordinasi dengan internal dan dinas terkait, dalam hal ini BPBD Karangasem dan Dinas Sosial. Berkaca dari pengalaman tahun sebelumnya, PMI Karangasem kesulitan distribusikan lantaran medan terjal dan curam.
Sebagian besar daerah yang kesulitan air berada di ketinggian. Sehingga cari alternatif melayani.
Kepala BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, mengaku, sampai sekarang BPBD belum dapat surat usulan bantuan air di Karangasem.
"Sampai kini belum ada permohonan bantuan air bersih. Kemarin kita sempat cek ke cubang (tempat penampungan air) umum, masih ada stok air. Tetapi sedikit,"tambahnya.
Pejabat asal Singaraja itu, mengaku sudah memetakan daerah berpotensi kesulitan air bersih. Dari 78 desa / kelurahan di Karangasem, sebanyak 37 desa di Karangasem berpotensi kesulitan air bersih musim kemarau.
Daerah berpotensi kesulitan air berada di dataran tinggi, dan tandus secara geografis, tak ada sumber air.
Daerah yang berpotensi kesulitan air bersih tersebar di beberapa kecamatan. Diantaranya Kecamatan Kubu ada Desa Ban bagian atas, Tianyar bagian atas, Tianyar Barat bagian atas, Desa Batu Ringgit, Tulamben, Sukadana, dan Dukuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Ribuan-Warga-Seraya-Timur-Karangasem-Kesulitan-Air-Bersih.jpg)