Perempuan Jatuh Ke Dasar Jembatan

Trotoar Jebol di Abiansemal Makan Korban, Luh Santi Jatuh ke Dasar Jembatan Saat Berjalan Kaki

Warga bernama Ni Luh Santi (45), asal Banjar Pande itu jatuh ke trotoar dekat jembatan yang jebol saat berjalan kaki.

|
Tribun Bali/Agus Aryanta
Trotoar Jebol - Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Badung langsung memasang garis waspada di trotoar yang jebol di jembatan Abiansemal, Badung, Rabu (6/9). 

TRIBUN-BALI.COM  - Warga Abiansemal, Badung, khususnya di Banjar Pande, gempar karena ada warga yang jatuh ke dasar jembatan pada Rabu (6/9).

Warga bernama Ni Luh Santi (45), asal Banjar Pande itu jatuh ke trotoar dekat jembatan yang jebol saat berjalan kaki.

Kejadian sekitar pukul 10.30 Wita yang menarik warga untu berdatangan.

Menurut keterangan beberapa saksi, Luh Santi merupakan Orang Dalam Gangguan Kejiwaan (ODGJ).

Saat itu, ia berjalan dari arah timur menuju barat di trotoar jalan bagian selatan. Setibanya di trotoar yang jebol, ia pun terjatuh ke dasar yang menyebabkan kaki kanan patah dan luka-luka.

Kapolsek Abiansemal, Kompol I Gusti Made Sudarma Putra mengatakan, kejadian itu sudah langsung diatensi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Badung. Setelah laporan masuk, pihaknya juga turun ke lokasi dan melakukan evakuasi. "Jadi sudah dilakukan evakuasi, oleh Damkar dan sudah berhasil diangkat," ujarnya.

Baca juga: Agustus Layani Sebanyak 2 Juta Penumpang, Penerbangan Internasional dari Siungapura Mendominasi

Baca juga: Tembak Istri Lalu Nekat Akhiri Hidup! Suami-Istri di Denpasar Cekcok karena Masalah Ekonomi

Baca juga: TRAGEDI Lift Maut! Tali Sling Semula 3 Jadi 1, Sebut Permintaan Owner, Pengacara Ayu Terra Bantah!

Trotoar Jebol - Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Badung langsung memasang garis waspada di trotoar yang jebol di jembatan Abiansemal, Badung, Rabu (6/9).
Trotoar Jebol - Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Badung langsung memasang garis waspada di trotoar yang jebol di jembatan Abiansemal, Badung, Rabu (6/9). (Tribun Bali/Agus Aryanta)

 

Diakui, Luh Santi merupakan ODGJ, sehingga tidak mengetahui ada trotoar yang jebol. Warga tersebut sudah dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada untuk diberikan pertolongan.

"Jadi korban ini mengalami patah kaki kanan dan luka-luka di beberapa tubuhnya," jelas Sudarma.
Pihaknya pun meminta kepada camat dan instansi terkait, untuk memperbaiki secepatnya trotoar yang jebol tersebut. Jika tidak diperbaiki, kemungkinan akan menambah korban lainnya.

"Selain nanti akan ada korban, takutnya juga akan semakin memperlebar lubang akibat semakin terkikisnya badan jalan," sarannya.

Pihak keluarga juga sudah ke rumah sakit untuk mendampingi Luh Santi. "Iya semoga sehat kembali korbannya, karena itu ODGJ jadi tidak tahu bagimana kondisi jalan atau lubang," jelasnya. (gus)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved