Tali Lift Putus di Ubud

Belum Ada tersangka, Polisi Tunggu Hasil Olah TKP & Labfor Putusnya Tali Lift Ayu Terra Resort Ubud

Polisi belum menentukan siapa pihak yang bertanggung jawab, terdapat putusnya tali sling lift Ayu Terra Resort

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
OLAH TKP – Polisi dari Polres Gianyar melakukan olah KP (tempat kejadian perkara) di Ayu Terra Resort, di Desa Kedewatan, Ubud, Gianyar, Sabtu (2/9). Polisi belum menetapkan tersangka dalam kecelakaan yang menyebabkan lima karyawan tewas. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Polisi belum menentukan siapa pihak yang bertanggung jawab, terdapat putusnya tali sling lift Ayu Terra Resort, yang menewaskan lima orang pekerjanya.

Sebab masih ada berbagai proses yang harus dilalui untuk menentukan hal tersebut.

Satreskrim Polres Gianyar, yang menangani persoalan ini tidak mau menduga-duga dalam menetapkan tersangka.

Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Ario Seno Wimoko, Kamis 7 September 2023 pagi mengatakan, untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka, dibutuhkan proses yang betul-betul matang.

Mulai dari pemeriksaan saksi-saksi di TKP, pemeriksaan saksi ahli dan hasil olah TKP dan hasil pemeriksaan Laporatorium Forensik Polri.

Baca juga: TRAGEDI Lift Maut! Tali Sling Semula 3 Jadi 1, Sebut Permintaan Owner, Pengacara Ayu Terra Bantah!

"Sejauh ini belum ada tersangka, masih terlalu dini. Kita masih menunggu hasil olah TKP dan pemeriksaan dari laboratorium forensik, serta pemeriksaan saksi ahli terkait kelayakan lift inclinator tersebut," ujar AKP Ario Seno.

Adapun, pihak yang bertanggung jawab dalam kasus ini, akan ditentukan dari mengkonfrontasikan hasil pemeriksaan para saksi di TKP, saksi ahli, hasil olah TKP dan hasil dari labfor.

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) gerak cepat melakukan peninjauan di lokasi kecelakaan lift, yang menewaskan lima orang karyawan di Ayu Terra Resort, Ubud, Gianyar, Bali pada Sabtu (2/9/2023) siang.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Cok Ace didampingi Kapolsek Ubud, Kompol I Made Uder serta disambut langsung oleh pemilik resort, Linggawati Utomo.
Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) gerak cepat melakukan peninjauan di lokasi kecelakaan lift, yang menewaskan lima orang karyawan di Ayu Terra Resort, Ubud, Gianyar, Bali pada Sabtu (2/9/2023) siang. Dalam kesempatan tersebut, Wagub Cok Ace didampingi Kapolsek Ubud, Kompol I Made Uder serta disambut langsung oleh pemilik resort, Linggawati Utomo. (Istimewa)

"Setelah ada hasil, barulah kita gelarkan kasus tersebut untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab," ujarnya.

Jenazah I Wayan Aries Setiawan Diupacarai

Di tempat lain, jenazah I Wayan Aries Setiawan telah diupacarai di rumahnya di Banjar Abiansemal, Desa Lodtunduh, Ubud. Mendiang Aries, menjadi korban terakhir dari lima korban yang belum dikebumikan.

Pada Kamis 7 September 2023 pagi, pihak keluarga telah menggelar upacara prosesi pemandian jenazah, setelah itu dilanjutkan dengan prosesi upacara ala Hindu lainnya.

Dan, pada Jumat 8 September 2023, barulah jenazah Aries akan dikremasi sesuai prosesi Upacara Ngaben.

Lokasinya nanti akan berlangsung di setra/kuburan Desa Adat Lodtunduh.

Suasana duka di rumah I Wayan Aries Setiawan, di Banjar Abiansemal, Lodtunduh, Ubud, Kamis 7 September 2023.
Suasana duka di rumah I Wayan Aries Setiawan, di Banjar Abiansemal, Lodtunduh, Ubud, Kamis 7 September 2023. (Tribun-Bali.com/I Wayan Eri Gunarta)

Kakek mendiang, I Kadek Jaya mengatakan, prosesi pengabenan menggunakan petulangan berupa singa merah. Sebab, kata dia, Aries merupakan keturunan dari krama inti di Desa Lodtunduh.

"Petulangan singa merah, sudah dari turun temurun. Karena keluarga kami pengelingsir di jagad Lodtunduh, bahkan sebelum adanya puri," ujar Jaya.

Baca juga: Pemilik Ayu Terra Resort Tak Lapor ke Disnaker Saat Kurangi Tali Sling Lift

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved