Tali Lift Putus di Ubud

Polres Gianyar Jadwalkan Pemeriksaan Owner Ayu Terra Resort Hari Senin 11 September

Untuk pemeriksaan owner, AKBP Widiada telah menjadwalkan pada Senin 11 September 2023.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Kapolres Gianyar, AKBP I Ketut Widiada saat ditemui terkait kasus lift jatuh di Ayu Terra Resort, Kedewatan, Ubud, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Peristiwa tewasnya lima pekerja di Ayuterra Resort Ubud, sudah berjalan tujuh hari, Kamis 7 September 2023.

Namun, sejauh ini Polres Gianyar masih belum melakukan pemeriksaan terhadap owner resort yang beralamat di Desa Kedewatan, Ubud itu.


Kapolres Gianyar, AKBP I Ketut Widiada saat ditemui, Kamis 7 September 2023 mengatakan, penyelidikan saat ini masih dilakukan pada para saksi-saksi, mulai dari pegawai Ayuterra Resort maupun vendor dan teknisi lift.

Baca juga: Ahli K3 Lift di Bali Soroti Kasus Ayu Terra, Katakan Kemungkinan 0 Persen Sling Lift Putus

Nantinya akan dilanjukan pemeriksaan saksi ahli.


"Kita sudah layangkan surat kepada Kementerian Ketenagakerjaan dan Fakultas Teknik Universitas Udayana sebagai saksi ahli. Sementara kita baru bersurat, nanti pemeriksaannya sekitar dua hari nanti," ujar Kapolres.

Sementara untuk pemeriksaan owner, AKBP Widiada telah menjadwalkan pada Senin 11 September 2023.

Dia menjekaskan, pihaknya belum melakukan pemeriksaan owner, karena yang bersangkutan masih mengurus asuransi para korban jiwa. 

Baca juga: Tragedi Lift Maut di Ayu Terra Resort Ubud, Cok Ace Usulkan Polda Bali Sertifikasi Keamanan Hotel


"Pemeriksaan owner kita jadwalkan hari Senin, mengingat untuk sementara pihak owner sedang mengurus asuransi untuk para korban," ujarnya.


Lalu, kapan pihaknya menargetkan ada atau tidak adanya tersangka dalam peristiwa tersebut?


AKBP Widiada mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan. Sebab masih menunggu hasil pemeriksaan Bidlabfor Polri Cabang Denpasar.

Baca juga: Tragedi Lift Maut di Ayu Terra Resort Ubud, Cok Ace Usulkan Polda Bali Sertifikasi Keamanan Hotel

"Untuk sementara kami belum bisa  karena mengingat hasil pemeriksaan dari Bilabfor Polri Cabang Denpasar masih belum keluar,"


"Labfor masih melaksanakan pemeriksaan dan uji laboratorium, dan mendatangkan ahli dari Jakarta. Jadi kami menunggu itu,  Kurang lebih seminggu baru kami nanti akan diinfokan hasil pemeriksaan dari Bidlabfor," ungkapnya.


Adapun barang bukti yang saat ini dijadikan bahan pemeriksaan oleh Bidlabfor, kata Kapolres, mulai dari tabung lift yang sudah hancur, tali sling yang terputus, lalu roda sebagai sistem emergency brake (rem darurat). 


"Tali sling yang dibawa enam meter dari sisa putusnya itu. Enam meter dari satu ruas tali saja," ujarnya. (*)
 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved