Pemilu 2024

Mendagri Tegaskan PJ Gubernur Bali Hanya Perlu Eksekusi Konsep Koster Ketika Memimpin, Itu Saja!

Tito Karnavian pun berpesan kepada PJ Gubernur Bali yang baru, agar meneruskan dan mengeksekusi konsep-konsep itu menjadi kenyataan, selama setahun in

Istimewa
Tito Karnavian pun berpesan kepada PJ Gubernur Bali yang baru, agar meneruskan dan mengeksekusi konsep-konsep itu menjadi kenyataan, selama setahun ini. Kemudian jika ada hal-hal yang ingin ditambah misalnya, masalah penanganan masalah bencana alam misalnya, agar bisa tetap dilakukan. Tapi kata Tito Karnavian mengerjakan yang sudah ada di konsep itu saja, sudah cukup sebetulnya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Acara serah terima jabatan (sertijab) Penjabat (PJ) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya dihadiri langsung atasannya yakni Tito Karnavian, selaku Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia.

Dikatakan Tito Karnavian, acara kali ini merupakan follow up dari pelantikan PJ Gubernur Bali yang dilakukan di Jakarta, beberapa hari yang lalu di mana terdapat 9 Pj Gubernur yang telah dilantik. Kedatangannya kali ini juga untuk memperkuat koordinasi pemerintahan.

“Saya mengambil kesempatan yang pertama adalah ke Bali, bukan berarti saya menepikan daerah-daerah lain, tapi Bali memang cukup penting sebagai salah satu pusat pariwisata Indonesia,” jelasnya pada, Jumat 8 September 2023.

Baca juga: UPDATE Kasus Pembakaran Resort Bugbug, Tim 9 Gema Santi Berikan Bantuan Hukum Pada Tersangka

Baca juga: Tangis Haru Wayan Koster Saat Ratusan ASN Pemprov Bali Berikan Bunga Ucapan Terima Kasih

Tito Karnavian selaku Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia saat wawancara dengan media.
Tito Karnavian selaku Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia saat wawancara dengan media. (Tribun Bali/ Ni luh Putu Wahyuni Sari)

 

Pada acara tersebut, Tito Karnavian juga mendengarkan paparan dari Gubernur Bali, sebelumnya yakni Wayan Koster selama 5 tahun.

Dikatakannya, paparan yang disampaikan Koster sangat detail, rinci, meliputi apa yang sudah dikerjakan dan apa yang akan dikerjakan oleh penjabat (Pj) baru apa yang sudah diusulkan atau yang dikerjakan.

“Sehingga saya katakan pak Wayan Koster ini bagi saya strong leader, pemimpin yang kuat karena pemimpin yang kuat itu dia memiliki power kekuasaan, beliau memiliki bawahan, follower, pengikut tapi juga memiliki konsep. Konsep beliau sangat detail, rinci dan meliputi berbagai aspek yang memang menjadi problema di Bali,” imbuhnya.

Dikatakan Tito Karnavian, Koster juga memiliki konsep, konsep yang sangat detail dan rinci yang meliputi berbagai aspek yang tentunya memang jadi problema di Bali.

Bukan hanya pariwisata, tapi juga bidang-bidang lain seperti alam, sumber daya manusia, dan bagaimana memajukan Bali ke depan.

“Bahkan konsepnya sampai 100 tahun, ini luar biasa saya belum menemukan konsep yang sampai berifikir jauh ke depan,” terangnya.

Wayan Koster
Wayan Koster (Istimewa)

 

Tito Karnavian pun berpesan kepada PJ Gubernur Bali yang baru, agar meneruskan dan mengeksekusi konsep-konsep itu menjadi kenyataan, selama setahun ini.

Kemudian jika ada hal-hal yang ingin ditambah misalnya, masalah penanganan masalah bencana alam misalnya, agar bisa tetap dilakukan. Tapi kata Tito Karnavian mengerjakan yang sudah ada di konsep itu saja, sudah cukup sebetulnya.

“Tinggal bagaimana mengeksekusinya saja, sehingga saya meminta kepada PJ Gubernur Bali, terus melakukan koordinasi dengan pak Wayan Koster dan pak Cok Ace yang memahami itu, dan sudah melaksanakan 5 tahun, pengalaman 5 tahun itu jam terbangnya cukup banyak, paham betul persoalan. Jadi penjabat jangan banyak keluar dari kebijakan-kebijakan itu,” paparnya.

“Tadi bahkan sudah saya sampaikan PJ Gubernur Bali itu, ada 4 batasan menurut UU Nomor 10 2016 salah satu diantaranya adalah tidak boleh membuat kebijakan baru, yang berkaitan dengan pejabat lama kecuali izin Mendagri.

Tapi dengan clearnya konsep pak Koster saya sampaikan tidak saya tidak beri izin untuk membuat hal-hal yang sangat signifikan barunya. Laksanakan yang sudah menjadi konsep yang sudah dikerjakan, itu saja sudah reward, good job. Lanjutkan aja itu sudah good job sebetulnya,” tutupnya. (*)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved