Berita Jembrana

Lahan Kebun Warga Terbakar! Titik Api Diduga Pembakaran Kayu Sisa Banjir Bandang,4 Damkar Dikerahkan

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WITA. Peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh seorang warga

Istimewa
Petugas saat menangani kebakaran lahan perkebunan milik warga di Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Selada 19 September 2023 

TRIBUN-BALI.COM - Sebuah lahan perkebunan milik warga di Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana mengalami kebakaran, Selasa 19 September 2023.

Diduga, kebakaran tersebut disebabkan oleh oknum, yang membakar kayu bekas atau sisa banjir bandang tahun 2022 lalu. Beruntungnya tak ada kerugian maupun korban jiwa. Penanganan api berhasil dilakukan setelah petugas Damkar berjibaku dua jam lebih. 


Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WITA. Peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh seorang warga yang hendak mencari rumput untuk pakan ternak. 


Belum sempat beraktivitas, saksi justru melihat lahan kebun yang sudah dalam keadaan terbakar. Diduga, oknum warga yang tiga hari sebelumnya membakar kayu sisa banjir terus menjalar dan api menjadi besar tadi siang. 


Setelah dilaporkan, sedikitnya ada 4 unit mobil pemadam kebakaran Jembrana tiba di lokasi sekitar pukul 13.20 WITA. Selama dua jam lebih, atau sekitar pukul 15.45 WITA, api baru bisa dipadamkan. Seluruh titik api berhasil dijinakkan. 

Baca juga: Sisa Potongan Kayu Kering Jadi Penyebab Kebakaran di Desa Abang Kintamani Bangli 

Baca juga: Wajah Gede Luka Diserang Anjing Peliharaan, Bocah 6 Tahun Harus Jalani Operasi di RSU Bangli

Baca juga: Cari Jalur Alternatif! Jalan Raya Sempidi Menuju Ganji Ditutup, Jembatan Diperbaiki Pecah Kemacetan

Petugas saat menangani kebakaran lahan perkebunan milik warga di Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Selada 19 September 2023
Petugas saat menangani kebakaran lahan perkebunan milik warga di Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Selada 19 September 2023 (Istimewa)

 

"Luas lahan yang terbakar sekitar 20x14 meter. Tidak ada korban jiwa, untuk material belum bisa diperkirakan," kata Kapolsek Mendoyo, Kompol I Putu Suarmadi, Selasa 19 September 2023. 


Untuk penanganan kebakaran tersebut, kata dia, sedikitnya ada sekitar 20 ribu liter air yang digunakan. Beruntung, dua titik api yang diketahui muncul berhasil dipadamkan. 


"Ada dua titik api dan bisa ditantani dengan empat unit mobil damkar," tandasnya. 


Terpisah, Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Jembrana, I Kadek Rita Budhi Atmaja mengatakan, peristiwa kebakaran terutama di lahan perkebunan harus menjadi atensi serius seluruh masyarakat.

Sebab, di tengah kondisi musim kemarau saat ini, kebakaran lahan rentan akan terjadi kebakaran


Menurutnya, ada tiga pemicu penyebab kebakaran seperti api, udara dan gas. Semua saling berkaitan dan bisa berakibat fatal jika tidak dicegah dan ditangani dengan serius. 


"Jadi kebakaran bisa muncul dari 3 hal tersebut. Dan diharapkan masyarakat memahami hal tersebut. Kami imbau masyarakat tak sembarangan membakar sampah atau lainnya kemudian ditinggalkan begitu saja. Pastikan titik api benar-benar padam agar tidak menimbulkan hal serius lainnya," imbaunya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved