Berita Bangli
Perluasan SMAN 1 Bangli Direncanakan Tahun 2024, Manfaatkan Lahan Gedung Bawaslu Bangli
Perluasan SMAN 1 Bangli Direncanakan Tahun 2024, Manfaatkan Lahan Gedung Bawaslu Bangli
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Perluasan lahan SMAN 1 Bangli Direncanakan berlangsung tahun 2024. Lahan lokasi perluasan berada di sisi utara sekolah.
Hanya saja hingga kini lahan tersebut masih dimanfaatkan untuk gedung kantor Bawaslu Bangli.
Kepala Sekolah SMAN 1 Bangli, Komang Gede Juliarta Danendra dikonfirmasi Kamis (5/10/2023) mengungkapkan, proses hibah lahan sejatinya sudah dilakukan.
Bupati Bangli sudah menyerahkan lahan tersebut ke Gubernur untuk digunakan SMAN 1 Bangli.
"Keduanya juga sudah menandatangani berita acara serah terima. Cuma saya saat ini belum koordinasi dengan PU provinsi terkait dengan penggunaan lahan tersebut," ujarnya.
Juliarta mengaku belum lama ini pihaknya sempat melakukan audiensi dengan Bupati Bangli.
Yang mana sesuai hasil audiensi, sementara gedung tersebut masih dimanfaatkan oleh Bawaslu.
"Rencananya nanti Bawaslu pindah ke gedung inspektorat, dan inspektorat pindah ke gedung BMB. Cuma bangunan inspektorat yang di BMB belum selesai, sehingga nunggu penyelesaian," kata dia.
Disinggung kapan rencana perluasan sekolah, pihaknya mengaku masih menunggu Bawaslu pindah. Namun sesuai rencana, perluasan dilakukan tahun 2024.
Sesuai rencana, Juliarta mengatakan lahan yang kini dimanfaatkan sebagai kantor Bawaslu Bangli akan digunakan untuk penambahan ruang belajar serta pergeseran Padmasana ke utara.
"Tyang sudah melakukan permohonan ke provinsi, dan sudah mendapat persetujuan dari dinas pendidikan. Namun penentuan budgetingnya ditentukan oleh DPRD Provinsi," jelasnya.
Luas lahan gedung kantor Bawaslu Bangli diperkirakan mencapai 8 are.
Dengan luas tersebut, rencananya dibangun 8 ruang kelas. Dengan demikian total ruang kelas yang dimiliki SMAN 1 Bangli sebanyak 30 ruang.
"Kalau saat ini total ruang belajar sebanyak 22 ruang. Dengan 10 rombel tiap angkatan, maka kekurangan ruang belajar memanfaatkan ruang lab," ucapnya.
Baca juga: Belasan Gerai Tiket Online Nakal Dikeluhkan, Nekat Berdiri di Atas Trotoar Sempadan Jalan
Juliarta mengaku pihaknya akan melakukan audiensi kembali dengan Bawaslu Bangli, membicarakan soal ini. Ia berharap agar secepatnya lahan tersebut bisa segera dimanfaatkan.
"Terlebih kami juga harus koordinasi dengan provinsi untuk perataan gedung," tandasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.