Berita Bali
TNI - Polri Kerahkan 15 Ribu Personel Amankan KTT AIS, Bali Jadi Tempat Pertama Forum Ini Digelar
KTT AIS Forum 2023, Indonesia menjadi tuan rumah pertama diselenggarakannya forum negara pulau dan kepulauan tersebut
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sebanyak lebih dari 15 ribu personel TNI – Polri dikerahkan untuk pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi Archipelagic and Island State (AIS) 10-11 Oktober 2023 di Bali.
Apel gelar pasukan unsur TNI-Polri pun dilaksanakan di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, Bali, pada Sabtu 7 Oktober 2023.
Salah satu yang menarik adalah adanya petugas patroli berkuda.
Dalam apel gelar pasukan tersebut Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II, Marsdya TNI Andyawan Martono bersama Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri (Kabaharkam) Komjen Pol Dr. H. Muhammad Fadil Imran, M.Si juga melakukan pengecekan kesiapan personel, materiil sarana dan prasarana yang digunakan untuk bertugas pengamanan.
Baca juga: Khawatir Gangguan Listrik, Pemprov Bali Larang Masyarakat Main Layangan Saat KTT AIS Berlangsung
Sejak KTT AIS Forum terbentuk tahun 2018 lalu, Indonesia menjadi tuan rumah pertama diselenggarakannya forum negara pulau dan kepulauan tersebut, dengan partisipasi 51 negara dan organisasi internasional turut hadir di Bali.
Forum Negara Kepulauan dan Pulau Kecil Tahun 2023 ini bakal digelar di kawasan ITDC, Bali.
Indonesia didaulat menjadi tuan rumah KTT AIS 2023 yang mengusung tema "Fostering Collaboration, Enabling Innovation for Our Ocean and Our Futur".
Adapun agenda pertemuan tersebut berfokus kepada tiga aspek penting yaitu, pembangunan ekonomi biru, tantangan perubahan iklim dan mempererat solidaritas antara negara pulau dan kepulauan.
KTT AIS rencananya akan dihadiri sebanyak 51 negara partisipasi ditargetkan akan hadir dan beberapa organisasi internasional, 26 kepala negara dan sekitar 30 sampai dengan 47 menteri, 9 badan atau organisasi internasional juga akan berpartisipasi, hal ini tentunya menjadi tantangan yang harus kita hadapi dalam pengamanan ini.
“KTT Forum AIS ini yang pertama dilakukan negara pulau kepulauan KTT pertama di Bali ini, TNI Polri yang dikerahkan sebanyak 15.581 personel, TNI 11 ribu sekian, kepolisian 4 ribu sekian, kolaborasi Kerjasama menyukseskan kegiatan Forum AIS 2023 ini,” kata Pangkogabwilhan II.
Dijelaskan Marsdya Andyawan bahwa prajurit yang dikerahkan tidak hanya dari Angkatan Darat (AD) saja melainkan juga Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).
“Tidak hanya darat, laut juga mengerahkan KRI dan udara mengerahkan pesawat intai dan pesawat tempur,” bebernya.
Lanjutnya, sebagaimana amanat Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, bahwa kegiatan pengamanan ini bukan hanya sekedar formalitas, melainkan komitmen dan keseriusan dalam melaksanakan tugas.
Sebelumnya di Indonesia sudah dilaksanakan kegiatan berskala internasional serupa seperti KTT G20, KTT ASEAN di Labuan Bajo dan Jakarta dan saat ini pelaksanaan KTT AIS.
“Ini menunjukkan kapasitas Indonesia menggelar event berskala internasional yang besar dan kompleks, kita tunjukkan kepada dunia, karena ini berdampak baik pada reputasi dan nama baik Indonesia di kancah internasional,” jelasnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.