Kasus SPI Unud

PROFIL Rektor Unud Prof I Nyoman Gde Antara, Ditahan Kejati Bali Terkait Dugaan Korupsi SPI Rp335 M

Profil Rektor Univeristas Udayana (Unud) Prof DR Ir I Nyoman Gde Antara M.Eng yang resmi ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali pada Senin 9/10/2023

Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
Tribun Bali/Putu Candra
Prof Antara saat digiring ke mobil tahanan. Usai diperiksa penyidik Pidsus Kejati Bali, Rektor Unud ini langsung ditahan. 

PROFIL Rektor Unud Prof I Nyoman Gde Antara, Ditahan Kejati Bali Terkait Duggan Korupsi SPI Rp335 M

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berikut ini adalah Profil Rektor Univeristas Udayana (Unud) Prof DR Ir I Nyoman Gde Antara M.Eng yang resmi ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali pada Senin 9 Oktober 2023.

I Nyoman Gde Antara resmi mendekam di Lapas Kerobokan, Kuta Utara, Badung.

Bersama tiga pejabat Unud lainnya, ia pun ditahan lantaran terjerat dalam kasus dugaan korpusi penyalahgunaan dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) Mahasiswa Baru (maba) seleksi jalur mandiri Unud pada tahun 2018-2022.

Adapun tiga pejabat Unud yang dimasuk adalah I Ketut Budiartawan, Nyoman Putra Sastra, serta I Made Yusnantara.

Baca juga: Rektor Unud Ditahan, Kasus Dugaan Korupsi SPI dengan Kerugian Rp335 Miliar, BEM Tuntut Mundur

"Hari ini penyidik melakukan penahanan terhadap para tersangka selama 20 hari kedepan. Mereka ditempatkan di Lapas Kerobokan," terang Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Putu Agus Eka Sabana Putra, Senin.

Mereka ditahan seusai diperiksa oleh penyidik Kejati Bali.

"Kami memanggil para tersangka dan baru saja selesai pemeriksaan untuk melengkapi berkas penyidikan. Di mana tersangka INGA diperiksa untuk kedua kalinya dalam berkas penyidikan. Sedangkan tiga tersangka lainnya diperiksa untuk melengkapi petunjuk dari jaksa peneliti dalam berkas pertama," papar Eka Sabana.

Lantas siapakan I Nyoman Gde Antara?

Profil I Nyoman Gde Antara

Prof DR Ir I Nyoman Gde Antara M.Eng resmiterpilih sebagai Rektor Universitas Udayana setelah mendapatkan suara terbanyak dalam pemilihan rektor pada Selasa 6 Juli 2021 lalu.

Dalam pemilihan Rektor Unud saat itu, dari tiga calon rektor yang bersaing, wakil dari Fakultas Kedokteran adalah Prof DR dr I Ketut Suyasa Sp.B Sp.OT (K), yang saat pemilihan juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Unud.

Terpilihnya Prof Antara ini juga merupakan kejutan. Sebab, selama lima periode sebelumnya, jabatan Rektor Universitas Udayana selalu dipegang oleh orang-orang dari Fakultas Kedokteran Unud.

Sedangkan Prof Antara adalah guru besar Fakultas Teknik Universitas Udayana.

Doktor lulusan Nagaoka University of Technology, Jepang, ini merupakan pakar dalam bidang teknologi prosesing advanced material.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved