Berita Buleleng
Jadi Kasus Terbesar, Polisi Lacak Identitas Pelaku Perburuan Liar di TNBB
Polisi saat ini tengah melacak identitas pelaku perburuan liar yang dilakukan di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB).
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Fenty Lilian Ariani
"Ini perburan terbanyak karena jumlah satwa yang mati mencapai belasan ekor," ujarnya.
Saat ini jumlah populasi rusa di kawasan TNBB kurang lebih mencapai 900 ekor.
Sementara populasi kijang kata Krisna belum pernah diinventarisir, namun jumlahnya dipastikan cukup tinggi.
Saat ini seluruh hewan yang ada di kawasan TNBB mudah untuk diburu sebab selama musim kemarau ini mereka berkeliaran di pinggir hutan untuk mencari makanan.
Untuk mencegah perburuan liar dan tindak pidana kehutanan lainnya, TNBB membagi habis wilayah kerja seluas 19.026,97 hektar menjadi 6 unit Resort Pengelolaan Taman Nasional Wilayah (PTNW).
Yaitu Resort PTNW Ambyarsari, Resort PTNW Gilimanuk, Resort PTNW Prapat Agung, Resort PTNW Teluk Brumbun, Resort PTNW Pulau Menjangan dan Resort PTNW Teluk Terima.
Setiap Resort beranggotakan 6 personil dengan sistem shift terbagi menjadi tiga orang setiap empat hari tiga malam, berjaga 24 jam tidak mengenal hari libur.
Krisna menyebut selama ini yang menjadi tantangan terberat dalam melakukan pengawasa adalah kondisi kawasan yang memungkinkan pelaku untuk masuk dari perairan atau darat di luar pantuan petugas.
Krisna pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan kejahatan tumbuhan dan satwa liar yang ada di kawasan TNBB. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/cawbesnbhedrjnrtfmjtfmk.jpg)